BANYUMAS,radarmanadoonline.com -Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) dan Kodam IV/Diponegoro menggelar acara Launching Bakti Sosial (Baksos) skala Besar di Wilayah Korem 071 Wijayakusuma, Senin (18/11/2024). Seperti dilansir Radarbanyumas.co.id, Launching Baksos skala Besar berlangsung di Pendopo Museum Pusaka, Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas, Jawa Tengah (Jateng). Ketua Yayasan GSN yang diwakili Direktur Hubungan Kerjasama dan Kelembagaan, Nuryana dalam sambutannya mengatakan, Yayasan GSN bukan menggantikan peran fungsi pemerintah, melainkan membantu sektor bawah yang belum tersentuh. Nuryana berterimakasih kepada Korem 071 Wijayakusuma yang telah bekerjasama. Sehingga, kegiatan tersebut terlaksana dengan baik. “Ini merupakan kolaborasi pertama. Nantinya bisa menjadi model kerjasama selanjutnya bagi wilayah lain. Selain itu, loncatan bagi kami agar dikembangkan lebih lanjut dan mendapat dukungan dari Bapak Pembina Prabowo Subianto,” kata Nuryana. Banyumas sendiri dipilih karena dilihat dari historikal tempat. Letak dimakamkannya almarhum Kakek dari Prabowo Subianto berada di Banyumas. Sementara itu, Komandan Korem (Danrem) 071/Wijayakusuma Kolonel (Inf) Jamaluddin, S.I.P., M.I.P mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membantu kesejahteraan masyarakat. Ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan. Yakni pembangunan 31 unit rumah tidak layak huni di kawasan Banyumas, dan pembuatan sumur bor untuk bantuan air bersih. Berkaitan dengan kesehatan, ada pemberian kacamata minus kepada 30 anak, pemberian kaki palsu dengan tahap awal dilakukan pengukuran terlebih dahulu kepada 14 orang penerima bantuan, operasi katarak dan kegiatan lainnya. “Kegiatan bakti sosial ini semuanya berkaitan dengan kepentingan dan kebutuhan masyarakat. Bersama dengan masyarakat kemanunggalan TNI dan rakyat dapat terjalin. Sehingga apa yang diniatkan akan terasa di masyarakat,” kata Kolonel (Inf) Jamaluddin, S kepada wartawan saat sesi tanya-jawab. Sementata Penjabat Bupati Banyumas dalam sambutan yang dibacakan oleh Kadinsos Permades, Arif Triyanto, S.Sos, mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan itu menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat. Turut hadir dalam acara ini Forkompinda, dan perangkat desa.(rbc/axm)


