
MANADO, Radarmanadoonline.com – Komitmen Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus terkait mendukung penuh penambang rakyat dapat apresiasi dari Tonaas Wangko Organisasi Masyarakat Adat (Ormas) Pa’esaan Ne Tu’a Tu’a Minaesa Sulawesi Utara, Ishak Tambani.
Mewakili penambang rakyat di Sulawesi Utara, Ishak Tambani memberian dukungan penuh atas langkah kongkrit Gubernur Sulut Yulius Selvanus, soal komitmen untuk melindungi dan berkontribusi untuk kesejahteraan para penambang rakyat di Sulawesi Utara.
“Ini adalah bukti nyata bapak YSK, bukan hanya sekedar janji kampanye. Sikap seorang pemimpin yang menunjukan kecintaannya kepada Rakyat dan kita patut memberikan apresiasi kepada bapak Gubernur,” kata Ishak.
Lanjut Tonaas Wangko ini, dia berharap Gubernur Sulut bisa melihat baik-baik soal tambang rakyat, jangan sampai ada oknum-oknum yang merusak nama baik Gubernur Sulut.
“Bapak Gubernur juga harus melihat penambang rakyat yang rakyatnya bisa diatur dan bisa menjaga nama baiknya bapak Gubernur Yulius Selvanus. Kalau yang bikin-bikin malu atau merusak nama baik bapak Gubernur, apalagi suka bikin kacau di lokasi tambang rakyat, saya setuju dan mendukung bapak Gubernur mengambil tindakan tegas untuk menutup tambang tersebut,” tegas Ishak Tambani yang juga salah satu penambang rakyat.
Diketahui, dihadapan Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut, saat mengikuti rapat paripurna dalam rangka LKPJ Gubernur Sulut TA 2024, Senin (24/3/2025) lalu, Gubernur Yulius menegaskan bahwa dirinya berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap penambang rakyat yang ada di Bumi Nyiur Melambai.
“Saya melihat, para penambang kita ini melakukan kegiatannya bukan untuk memperkaya diri tapi untuk keluarga, untuk menyekolahkan anak dan menghidupi keluarga. Walaupun masih ada oknum-oknum pengusaha-pengusaha besar yang merusak, saya telah sampaikan ke Komisi XII DPR RI dan ESDM untuk melarang pengusaha besar masuk di Sulut, kecuali masyarakat Sulawesi Utara,” tegas Gubernur Yulius.
Gubernur berdarah kakas ini pun mengajak agar DPRD sebagai pihak Legislatif bersama eksekutif harus hadir dan memikirkan bagaimana masyarakat bisa memiliki uang di tanah atau lahan milik mereka sendiri.
“Jangan sampai mereka diusir dari tanah milik sendiri,” himbau Gubernur.
Sebagai Gubernur Sulawesi Utara akan melindungi penambang rakyat.
“Saya pertanggungjawabkan jabatan saya untuk melindungi penambang-penambang ini supaya mereka bisa hidup, bisa menyekolahkan anak-anak mereka,” ujar Gubernur.





