MINUT,Radarmanadoonline.com_Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029, Selasa (01/07/25).
Musrenbang berlangsung di Aula Bappeda Minut dan dibuka oleh Bupati Joune Ganda didampingi Ketua TP-PKK Minut Rizya Ganda-Davega, serta dihadiri Forkopimda jajaran OPD, stakeholder dan unsur masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati Joune Ganda menegaskan pentingnya setiap organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan mengedepankan prinsip good governance dalam pelaksanaan program kerja.
“RPJMD ini menjadi arah pembangunan lima tahun ke depan. Yang paling prioritas adalah meningkatkan pelayanan publik secara maksimal dan mempertahankan good governance,” tegas Bupati Joune Ganda.
Ia juga menyampaikan capaian-capaian positif yang telah diraih Pemkab Minut selama masa kepemimpinannya. Di antaranya, angka kemiskinan dan pengangguran yang terus menurun, serta pertumbuhan ekonomi daerah yang stabil dan positif.
Kualitas hidup masyarakat Minahasa Utara juga menunjukkan tren yang menggembirakan. Hal ini tercermin dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencapai 77,04—angka yang dinilai cukup tinggi untuk wilayah kabupaten.
“Kita juga terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan kesehatan, karena dua sektor ini sangat menentukan daya saing SDM Minut ke depan,” ujarnya.
Meski banyak capaian diraih, Bupati Joune Ganda mengakui masih ada tantangan besar yang harus dihadapi. Salah satunya adalah kondisi geopolitik dunia, khususnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, yang dinilai dapat berdampak pada stabilitas ekonomi daerah.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Bupati menekankan pentingnya memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lokal berbasis potensi unggulan daerah.
“Sesuai arahan Presiden Prabowo, kita harus serius memperhatikan ketahanan pangan. Maka kami di daerah merespons dengan mendorong sektor pertanian, jasa, serta meningkatkan penerimaan asli daerah,” ujarnya.
RPJMD Minahasa Utara 2025–2029 ini, telah disinkronkan dengan rencana pembangunan nasional serta program prioritas tingkat provinsi. Proses penyusunannya melibatkan berbagai masukan dari stakeholder guna memastikan arah pembangunan yang tepat sasaran.
Menutup arahannya, Bupati Joune menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemkab Minut yang telah bekerja keras dan cerdas dalam mempersiapkan dokumen perencanaan strategis tersebut.





