
MANADO, Radarmanadoonline.com-Suasana tegang dan mendebarkan tampak disaat MC Benedick Narande yang didampingi Jeane ‘Sheze’ D’Arch Soares-Kamagi, dan Waraney Mamengko, mulai membacakan pemenang Nyong-Nona Manado 2025, di grand final PNNM 2025 di Grand Kawanua International Convention Center (GKICC), Kairagi Dua, Kayuwatu, Sabtu (12/7/2025) malam. “Dan, Nona Manado 2025, jatuh pada finalis, 08 Franda Benedicta Paat,” kata Benedick. Disaat itu pula Nona Manado 2024 Della Chelsea Rantung langsung melepas mahkota di kepalanya dan memasangkannya di kepala Nona Manado 2025 Franda Benedicta Paat. Suasana di GKICC pun berubah menjadi riuh. Tamu-undangan termasuk para pendukung yang hadir malam itu sontak memberikan aplaus meriah ketika mahkota Nona Manado yang mengkilap itu sudah berada di kepala mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.

Orangtua Franda yang hadir di grand final kontes bergengsi dan terbesar di Kota Tinutuan ini, Dr. Ir. Frangky J. Paat, S.P., M.Si, Miranda Elisabeth Thomas, S.T.P., M.M, si bungsu Faith Paat dan keluarga terlihat penuh keceriaan dan bangga. Ya, Putri sulung kelahiran Manado, 29 Oktober 2005, kini resmi menjadi gadis nomor satu di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Franda Juga terpilih dan dinobatkan sebagai Nona Manado Bank Indonesia (BI) Stars 2025. Tak hanya Franda, dalam suasana sukacita itu, Dr. Ir. Frangky J. Paat, S.P., M.Si, Miranda Elisabeth Thomas, S.T.P, M.M, dan keluarga juga menerima ucapan selamat dari beberapa tamu-undangan termasuk para penyandang gelar Nyong-Nona Manado. Dimintai tanggapanya, Dr Frangky yang juga Wakil II Nyong Manado 1997 bangga dengan dua gelar yang dicapai Franda di PNNM tahun ini. Kepada Media ini dosen Fakultas Pertanian Unsrat mengatakan, Bank Indonesia Stars merupakan bentuk kepedulian Bank Indonesia, untuk mengembangkan potensi generasi muda berprestasi Indonesia. “Sebagai duta wisata, maka peran duta wisata telah melekat sekaligus telah berperan sebagai educator wisata, agen perubahan, public relations, mitra kerja serta Ikon Pariwisata Kota Manado,” kata Dr Frangky kepada radarmanadoonline.com, Senin (14/7/2025). Nyong Sulut 1999 ini mengungkapkan, sebelum.meraih gelar Nona Manado 2025 dan Nona Manado BI Stars 2025, Franda Benedicta Paat adalah Putri FEB 2024, dan Wakil II Noni Unsrat 2024. Selain itu, Franda aktif dalam kegiatan penulisan buku ilmiah dan penulisan manuscript pada beberapa jurnal, serta aktif dalam international proceeding terindeks Scopus.

Alumni Lemhannas RI 2023, menuturkan tantangan pemenang Nyong dan Nona Manado 2025 selama periode bertugas adalah, pertama implementasi jawaban atas pertanyaan juri selama sesi penjurian sejak awal hingga pertanyaan juri di grand final 12 Juli 2025. Cara implementasi melalui mekanisme, yaitu dengan cara menyusun konsep yang praktis dan bisa dilaksanakan melalui koordinasi dengan Ikatan Nyong-Nona Manado (INNM), Dinas Pariwisata Kota Manado, dan Ketua TP-PKK Kota Manado. “Konsep praktis yaitu, menyusun agenda kerja perbulan dalam 12 bulan kalender kerja dalam bentuk matriks kerja. Rencana kerja merujuk pada program kerja Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pada beberapa program unggulan pada tahun 2025. Program-program yang bertujuan untuk memajukan sektor pariwisata Indonesia, meningkatkan daya saing, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian serta masyarakat,” ujarnya. Beberapa program unggulan, kata peraih Silver Medal dan Bronze Medal dari 2 produk yang dilombakan di Product Innovation Competition, di Maejo University Chiangmai, Thailand 2023, adalah Gerakan Wisata Bersih, Tourism 5.0 (transformasi digital), Pariwisata Naik Kelas, pengembangan desa wisata, dan penyelenggaraan event bertaraf global dengan IP Indonesia. “Rencana kerja dinas Pariwisata Kota Manado, melalui pemeliharaan aset-aset, situs budaya di Kota Manado. Selanjutnya, rencana kerja dikoordinasikan dengan Ikatan Nyong dan Nona Manado (INNM) yang di ketuai oleh dr. Albert Pongoh. Dan, tantangan lainnya adalah persiapan Franda Benedicta Paat pada event pemilihan duta wisata di kancah nasional dan internasional,” jelasnya. Sementara itu kesuksesan Franda Benedicta Paat di PNNM 2025 diapresiasi oleh Nyong Manado 1996 dan Nyong Sulut 1996 Stefan Obadja Voges, SH, MH. “Selamat kepada Nyong Frangky Paat atas terpilihnya putri tercinta (Franda Benedicta Paat, red) sebagai Nona Manado 2025. Sejarah terjadi dalam PNNM dan INNM. Ayah-anak menjadi pemegang gelar utama Nyong dan Nona Manado, beda masa. Sukses selalu,” ucap Stevo yang juga Dosen Fakultas Hukum Unsrat. Hadir di grand final PNNM 2025 GKCC, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FEB Unsrat Willem Fredrik Alfa Tumbuan, S.E., M.Sc., Ph.D., Deputi Kemahasiswaan FEB Unsrat Raymond Christian Kawet, S.E., M.M. Ikatan Putra-Putri FEB Unsrat dan Ketua BEM UNSRAT periode 2025-2026.Graciano Solideo Putra Saul. Graciano Solideo Putra Saul juga Putra FEB Unsrat 2024.(axm)



