23.9 C
Manado
Senin, Juli 13, 2026
spot_img
Beranda Sulut Minahasa Tenggara Pemkab Mitra Dorong Anak Muda Go Internasional Lewat Pelatihan CPMI ke Jepang

Pemkab Mitra Dorong Anak Muda Go Internasional Lewat Pelatihan CPMI ke Jepang

blank

MITRA,Radarmanadoonline–Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.

Di bawah kepemimpinan Bupati Ronald Kandoli, Pemkab Mitra secara resmi membuka program Pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ke Jepang melalui skema Specified Skilled Worker (SSW) + N4, Senin (7/7/2025).

Pelatihan ini menjadi tonggak penting dalam upaya membuka peluang kerja luar negeri bagi generasi muda, sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja daerah di tingkat global.

Mengusung semangat “Berangkat Migran, Pulang Juragan”, program ini diharapkan mampu mencetak SDM yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga siap menghadapi tantangan globalisasi dunia kerja.

Dalam sambutannya, Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli menekankan bahwa pelatihan ini bukan sekadar persiapan teknis semata, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan masyarakat Minahasa Tenggara. Lulusan dari pelatihan ini nantinya tidak hanya sukses di luar negeri, tetapi juga bisa kembali ke daerah sebagai pelaku ekonomi mandiri.

Baca Juga:  12 Dinyatakan Tidak Lulus, 150 Calon PPK di Mitra Lanjut Wawancara

“Dengan pelatihan ini, diharapkan anak-anak muda kita mampu bersaing secara global. Mereka yang berangkat sebagai pekerja migran, harus kembali dengan pengalaman, keterampilan, dan semangat kewirausahaan,” ujar Kandoli.

Bupati menambahkan, pelatihan CPMI ini diharapkan dapat melahirkan lulusan-lulusan siap kerja dengan kompetensi yang diakui secara internasional, khususnya untuk sektor-sektor yang dibutuhkan di Jepang.

“Para peserta akan dibekali dengan keterampilan teknis serta kemampuan bahasa Jepang level N4, sebagai salah satu syarat untuk bekerja secara resmi di Negeri Sakura. Langkah ini dinilai sebagai bentuk inovasi dalam membuka jalan bagi pemuda-pemudi Minahasa Tenggara agar dapat menatap masa depan yang lebih cerah di luar negeri, tanpa melupakan tanah kelahiran mereka,” tuturnya.

Baca Juga:  Terjadi Baku Tembak di Lokasi Tambang Ilegal Milik Ko Yuho, Seorang Warga Basaan Tewas Diduga Kena Tembakan Anak Buah Kapolda Sulut

Program ini terselenggara berkat sinergi Pemkab Mitra bersama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Kementerian Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan, dan Japan Global Education Center (JGEC).

Kerja sama ini mencerminkan keseriusan semua pihak dalam mendorong lahirnya tenaga kerja migran yang tidak hanya legal, tetapi juga kompeten dan terlindungi secara sosial.

Kegiatan pembukaan pelatihan turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Ketua DPRD Mitra Sophia Antou, SE, Asisten Pemerintahan dan Kesra Jani Rolos, S.Sos, ME, Asisten Administrasi Umum Ir. Elly Sangian, ME, serta Staf Ahli Bupati Novry Raco, S.Sos, MAP. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Mitra, Jeyni Pandelaki, bersama para kepala perangkat daerah serta camat se-Kabupaten Minahasa Tenggara. (skr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini