
MANADO, Radarmanadoonline.com-Di Pemilihan Nyong-Nona Manado (PNNM) 2025, Aditya Nur Fauzan, S.E meraih gelar Nyong Manado Inteligencia 2025. Aditya-sapaan Nyong Kebudayaan Sulut Media Sosial 2024, sangat bersyukur dan merasa terhormat bisa meraih gelar Inteligencia Nyong Manado 2024. “Gelar (Nyong Manado Inteligencia 2025, red) ini bukan hanya tentang pengetahuan, tapi juga tentang bagaimana saya bisa menjadi representasi anak muda Manado yang cerdas, beretika, dan berdampak,” kata Aditya kepada radarmanadoonline.com, Sabtu (26/7/2025).

Semifinalist Qris Jelajah Indonesia Sulawesi Utara (Sulut) 2024, juga sangat mengagumi semangat, potensi, dan keunikan 10 finalis Nyong Manado 2025 lainnya. “Mereka (10 finalis Nyong Manado 2025, red) semua luar biasa dan layak berada di panggung Nyong-Nona Manado 2025. Kita bukan hanya bersaing, tapi saling mendukung dan bertumbuh bersama,” sambunngya. Dari seluruh rangkaian kegiatan PNNM 2025, sesi preliminary menjadi paling berkesan bagi semifinalist Management Debate 2024. “Saat preliminary, saya mendapat kesempatan untuk benar-benar menyuarakan serta menunjukkan diri saya secara lebih dalam di hadapan dewan juri. Tidak hanya soal wawasan dan intelektualitas, tapi juga cara berpikir, cara menyampaikan pendapat, dan nilai-nilai yang saya pegang,” tuturnya. Putra Dirgantara Sulut Best Performance 2023 ini, lebih senang.membawakan tari tradisional Uka, di sesi talent show. “Saya membawakan tari tradisional Uka, yang merupakan salah satu tarian khas daerah Minahasa. Memilih tari Uka karena ingin mengangkat kembali kekayaan budaya lokal yang mulai jarang ditampilkan di kalangan generasi muda. Tarian daerah Uka adalah tarian yang menceritakan bagaimanma masyarakat Minahasa memanfaatkan batok kelapa (tempurung) dalam mengelola dan membuat suatu kerajinan. Tarian Uka ini, juga mencerminkan dimana masyarakat Minahasa mengelola kerajinan ini dengan gotong-royong dan penuh semangat,” uraiannya. Sebagai duta daerah/wisata Kota Tinutuan, pemenang pertama lomba fotografi #KartiniInFrame by Maleosan.ID 2023, menaruh harapannya untuk setahun ke depan. “Saya berharap, bisa menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah dalam mempromosikan potensi pariwisata Manado. Saya ingin berkontribusi dalam program-program edukatif, digital campaign, serta mendorong wisata berkelanjutan yang melibatkan masyarakat lokal,” ujarnya. Keikutsertaan Aditya di PNNM 2025 juga disupport oleh berbagai pihak. “Saya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada orang-orang terpenting dalam hidup saya. Terima kasih untuk Almh mama Indah Martini Sulangi, S.E dan papa Erwan Sujarwo atas doa yang tak pernah putus, dan didikan yang membentuk saya menjadi seperti sekarang. Untuk Kakak saya, Wanda Fauziyyah,S.E serta adik, Muhammad Tri Andika Sujarwo dan tante, Jully Sulangi terima kasih sudah membantu baik secara materi maupun non materi, sehingga menjadi penyemangat serta tempat berbagi cerita di setiap proses. Dan untuk sahabat dekat saya Jivel, Indra, Karla, Satria, Ivana, Yokam, Meissy, Putri, Acha, Ronaldo, dan Wulan terima kasih sudah selalu percaya, menemani setiap langkah, dan menjadi support sistem yang luar biasa. Dukungan kalian, baik secara moral maupun emosional, sangat berarti bagi saya,” ucapnya.(axm)


