JAKARTA -radarmanadoonline.com – Luar biasa. Pengacara muda potensial berdarah Nusa Utara dan Minahasa
Satrya Paparang SH, MH, MKn sukses memastikan gelar Strata-2 kali kedua dengan menggaet gelar Magister Kenotariatan.
Kepastian tersebut didapat Satrya setelah Kamis (7/8/2025) menjalani ujian S2 di Universitas Jayabaya Jakarta dengan hasil Suma Cum Laude. Nilai pun mencapai 99 atau A plus.

Tesis yang diajukan dan diterima tim penguji adalah ” Kepastian Hukum Pertanggungjawaban Notaris Terhadap Pemalsuan Akta.”
Anak dari pengacara kondang Sulut yang banyak berkiprah di Jakarta, Dr Santrawan Paparang SH, MH, MKn ini tergolong muda karena telah menggaet 2 gelar sekaligus di level Strata-2.
Sebelumnya, Satrya yang beribukan Henny Tambuwun SH asal Sonder, Minahasa, telah mendapatkan gelar juga Magister Hukum (MH). Orang tua Satrya sendiri bukan hanya ayahnya yang pengacara namun juga sang ibu juga berprofesi sama.
” Puji Tuhan, Etus (sapaan akrab Satrya) bisa selesaikan studi Kenotariatan. Kami berharap juga Etus bisa mendapatkan gelar doktor hukum pada usia 27 tahun,” kata Santrawan.
Ternyata Satrya yang beristerikan Michelle Lay, saat ini juga tengah berkuliah berburu gelar S3 dengan mendalami Ilmu Hukum.
“Dia sekarang semester tiga di pasca sarjana Universitas Trisakti,” kata Santrawan meyakini anaknya akan mampu.
Sebab pemahaman soal hukum selain dibekali sang ayah juga dia telah menjadi asisten dosen bidang hukum.
” Selain di kuliah juga Etus sudah sering terlibat dalam penanganan kasus sebagai pengacara,” kata dia.
Satrya ternyata sudah menjadi pengajar juga di S1 Ilmu Hukum saat telah jadi asisten dosen.
” Saya tidak mengajar lagi di S1 karena sudah fokus di Pasca Sarana Universitas Jayabaya,” kata Santrawan.
” Kalau Etus sudah kelar S3 Doktor Ilmu Hukum kawan-kawan dosen di Kampus Trisakti sudah akan tarik Etus utk mengajar di Pasca Sarjana,” tambahnya. (ram)
