MINUT,Radarmanadoonline.com_Bupati Joune Ganda memimpin langsung apel kesiapan Operasi Gabungan dalam rangka menekan angka kriminalitas di wilayah Minut, khususnya terkait peredaran minuman keras (miras) dan kepemilikan senjata tajam (sajam), di Lapangan Kantor Bupati Minut, Kamis (04/09/25).
Kegiatan ini melibatkan 50 personel Polres Minahasa Utara, serta masing-masing 10 personel dari TNI AD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan petugas Linmas.
Dalam arahannya, Bupati Joune menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas). Operasi ini merupakan langkah preventif dan responsif guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga.
“Kita ingin memastikan Minahasa Utara tetap menjadi daerah yang damai, produktif, dan bebas dari gangguan keamanan. Operasi ini akan menyasar peredaran miras ilegal, kepemilikan sajam, serta potensi pelanggaran hukum lainnya,” tegas Bupati Joune Ganda.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap sinergitas seluruh unsur yang terlibat, mulai dari Pemkab, TNI, Polri, hingga Linmas yang siap bersama-sama menjaga ketertiban umum.
“Ini adalah upaya kolektif untuk menekan tindak kriminalitas sejak dini, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman dan tenang,” ujar Bupati Joune Ganda.
Operasi gabungan ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh kecamatan. Pola yang diterapkan berupa patroli terpadu dan razia di titik-titik yang dianggap rawan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Minut AKBP Auliya Djabar, Dandim 1310 Bitung Letkol Czi Hanif Tupen, perwakilan Pengadilan Negeri Airmadidi, perwakilan Kejari Minut, para Kepala OPD, para camat, serta para hukum tua. (Immora)





