29.4 C
Manado
Selasa, April 21, 2026
spot_img
Beranda Sulut Manado Pasca Final PNNS 2025 Tunda, Tak ada Materi Pembekalan Lagi, Finalis Kembali...

Pasca Final PNNS 2025 Tunda, Tak ada Materi Pembekalan Lagi, Finalis Kembali ke Hotel Kamis Pagi 

 

Gubernur Akmil yang juga Nyong Sulut 1988, Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, S.E, memaparkan materi bertajuk Generasi Muda Sulut Yang Berwawasan Geopolitik dan Geostrategis (Calon Pemimpin Sulawesi Utara Di Masa Depan). (FOTO/ISTIMEWA)

MANADO-Radarmanadoonline.com-Pasca ditundanya pelaksanaan grand final Pemilihan Nyong-Noni Sulut (PNNS) 2025, 16 finalis sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Informasi yang dirangkum radarmanadoonline.com, menyebutkan 16 finalis PNNS 2025 meninggalkan tempat karantina di hotel Luwansa, Pomorouw, Sabtu (13/9/2025) pagi. Dengan begitu, sudah tidak ada aktivitas panitia dan finalis PNNS 2025 termasuk pembekalan dengan berbagai materi dari para narasumber. Sebelumnya, saat koferensi pers Ketua Panitia PNNS 2025 Dr. Hendrik Manossoh SE MSi AK CA, menyampaikan penundaan grand final PNNS 2025. Awalnya, grand final kontes bergengsi dan terbesar di Sulawesi Utara (Sulut) ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (23/9/2025) malam. Namun, ditunda hingga Kamis (18/9/2025) malam. “Ditunda, karena memang persiapan kami (panitia, red) dalam melaksanakan pemilihan Nyong-Noni Sulut ke 50 atau Nyong-Noni Sulut emas ini, harus benar-benar dikembalikan ke konsep awal. Dan juga, memaksimalkan dengan memadukan kekinian dan budaya-budaya yang ada di sulut, agar supaya kegiatannya berkesan bagi masyarakat dan masyarakat puas dalam mengikuti acara tersebut,” ungkap Dr. Hendrik Manossoh kepada radarmanadoonline.com seusai konferensi pers di Hotel Luwansa, Kamis (11/9/2025) malam. Nyong Sulut 1994 ini menerangkan, nantinya malam grand final PNNS 2025, digelar di Manado Convention Center (MCC), Kamis (18/9/2025) malam.

Bupati Poso yang juga Noni Sulut 2003 dan runner-up 1 Miss Indonesia 2007, dr Verna Gladies Merry Inkiriwang menyampaikan materi tentang Kepemimpinan.(FOTO/DOK INNS)

Sebelumnya, 16 finalis PNNS 2025 telah mengikuti sejumlah kegiatan yang diawali talent show sekaligus pembukaan pelaksanaan PNNS 2025, di atrium Manado Town Square (Mantos) 3, Senin (8/9/2025) malam. Selanjutnya, para calon duta Bumi Nyiur Melambai ini mendapat pembekalan dengan berbagai materi dari para narasumber. Diantaranya, Gubernur Akademi Militer (Akmil) yang juga Nyong Sulut 1988, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, S.E, dengan materi yang dipaparkan secara daring bertajuk Generasi Muda Sulut Yang Berwawasan Geopolitik dan Geostrategis (Calon Pemimpin Sulawesi Utara Di Masa Depan), Sekretaris TP-PKK Sulut Ny. DR. Merry Mailangkay-Kalalo SH, MH tentang Etika dan Kepribadian, Bupati Poso yang juga Noni Sulut 2003 dan runner-up 1 Miss Indonesia 2007, dr Verna Gladies Merry Inkiriwang menyampaikan materi tentang Kepemimpinan secara daring, dan materi berjudul Kepariwisataan Oleh Kadis Pariwisata Sulut, Kartika Devi Tanos, MARS. Selain itu, 16 finalis PNNS 2025 mengikuti beauty class, kunjungan ke pasar Bersehati Manado, dan panti asuhan Titipan Tuhan, Malendeng.

Ketua PIA Ardhya Garini Cabang BS AAU yang juga Wakil I Noni Sulut 1991, Meidy Rilya Watung SE, MM (kedua dari kiri depan) foto bersama di acara Malam Keakraban Nyong-Noni Sulut.(FOTO/DOK INNS)

Para.finalis PNNS 2025 juga tampil dalam acara Malam Keakraban, yang dihadiri oleh Ketua TP-PKK Sulut Ny. Anik Yulius Selvanus, di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado. Terkait dengan 16 finalis PNNS 2025 yang telah kembali ke rumahnya masing-masing, Koko Umar, yang dipercayakan sebagai Koreografer PNNS 2025, mengingatkan para wakil kota/kabupaten itu untuk tidak lupa dengan koreografi yang sudah diberikan saat karatlna. Koko mengatakan, 16 finalis PNNS 2025 ini akan mengikuti latihan koreografi pada Selasa (16/9 /2025), pukul 18.00 Wita, di kantor Dinas Pariwisata Sulut. “Mereka (finalis PNNS, red) akan kembali ke karantina (hotel Luwansa) Kamis pagi (18 September). Pesan saya, jangan lupa dengan koreo yang sudah diberikan, dan jaga kesehatan,” kata Koko. Pada PNNS 2025 ini masyarakat juga diberi kesempatan untuk memilih Nyong-Noni Sulut Favorit 2025. Caranya, scan QRIS lewat mobile banking atau e-wallet. Rp1.000 = 1 Vote, bisa vote berkali-kali, tanpa batas. Semakin banyak scan, semakin besar dukunganmu. Selengkapnya 16 finalis PNNS 2025, yaitu Noni, dr. Aurelie Britney Kasenda, S.Ked (Manado),.Beverly S. Wowor (Tomohon), Kezia Pondaag (Minahasa Tenggara), Michel C. Waloni (Bitung), Sarah S. Sompie (Minahasa Utara), Sefanya M. Rondonuwu (Minahasa), Sindy J. Lumanauw, S.I.Kom (Minahasa), dan Bernanda Paparang (Kepl. Sangihe). Nyong,Alexander T. Manueke, S.H (Minahasa), Anzari H. Kuemba (Manado), Ariel Z. Walandouw, S.Kom (Minahasa), Calvin J.G. George (Tomohon), Friandi Y. Kalalo, S.I.K (Minahasa Selatan), Rivaivel T. O. Pioh (Bitung), Inzaghi S. Bokko (Sangihe), Jsaiah H. S. Tumangkeng (Minahasa Utara), dan David I. Rottie (Sitaro).(axm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini