26.7 C
Manado
Minggu, Juni 7, 2026
spot_img
Beranda Berita Kepedulian dan Perhatian Untuk Kesejahteraan ASN, Gubernur Sulut Yulius Pastikan Tidak Ada...

Kepedulian dan Perhatian Untuk Kesejahteraan ASN, Gubernur Sulut Yulius Pastikan Tidak Ada Pemotongan Gaji di Tahun 2026

blank
Gubernur Sulut Yulius Selvanus. (foto/ist)

MANADO, Radarmanadoonline.com – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus menegaskan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Selain itu, Gubernur Yulius memastikan bahwa pada tahun anggaran 2026, tidak akan ada kebijakan pemotongan gaji maupun tunjangan bagi ASN, meskipun pemerintah daerah tengah melakukan langkah efisiensi dan penyesuaian anggaran.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Tahlis Gallang, pada Jumat, 24 Oktober 2025.

Ia menegaskan bahwa kebijakan efisiensi yang ditempuh pemerintah daerah tidak akan menyentuh hak-hak dasar ASN.

“Bapak Gubernur menekankan bahwa kesejahteraan ASN adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Beliau tidak menginginkan ada pegawai yang dirugikan hanya karena penyesuaian anggaran,” ujar Tahlis.

Baca Juga:  Terkait Pemberitaan Adanya Permintaan Barang atau Uang Kepada Media yang Kerja Sama, Simak Penjelasan Dinas Kominfo Provinsi Sulut
blank
Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Tahlis Gallang. (foto/ist)

Menurut Tahlis, hasil perhitungan fiskal daerah menunjukkan bahwa kemampuan keuangan Pemprov Sulut masih cukup kuat untuk membiayai belanja pegawai dan belanja rutin. Saat ini, jumlah ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mencapai lebih dari 16 ribu orang.

Lanjutnya, keputusan tersebut merupakan wujud perhatian Gubernur terhadap keberlangsungan pelayanan publik agar tetap berjalan optimal, meskipun terdapat tantangan dalam pengelolaan anggaran.

“ASN merupakan ujung tombak pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, motivasi dan semangat kerja mereka harus terus dijaga,” imbuhnya.

Selain menjamin kesejahteraan, Pemprov Sulut juga tengah menyiapkan inovasi sistem pembinaan karier ASN. Salah satu program yang sedang dirancang adalah konsep “Game Karier”, yakni sistem pengembangan karier berbasis poin kinerja.

Baca Juga:  PLN Berhasil Normalkan Kelistrikan di Pulau Tagulandang Paska Bencana Erupsi Gunung Ruang

“Melalui sistem ini, setiap ASN akan memperoleh poin berdasarkan hasil kerja dan capaian kinerjanya. Poin tersebut akan menjadi dasar dalam promosi jabatan serta peningkatan kesejahteraan,” jelas Tahlis.

Ia menambahkan, kebijakan ini diharapkan dapat menjadi pendorong bagi ASN di Sulawesi Utara untuk terus berinovasi, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini