22.3 C
Manado
Senin, Juli 6, 2026
spot_img
Beranda Nasional Guru Agama, Koster Gereja-Guru Sekolah Minggu Diundang, Makanan Manado Disajikan di Acara...

Guru Agama, Koster Gereja-Guru Sekolah Minggu Diundang, Makanan Manado Disajikan di Acara Natal Yesus Kristus Nasional 2025

blank

 

blank
Maruarar Sirait bersama Menteri Agama Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A, dan Simon Aloysius Mantiri.(FOTO/ISTIMEWA)

JAKARTA, Radarmanadoonline.com-Perayaan Natal Yesus Kristus nasional 2025, berlangsung di Stadion Tenis Indoor Senayan, Jakarta, 5 Januari 2026. Dalam pelaksanaan Perayaan Natal Yesus Kristus nasional 2025 ini, panitia melibatkan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Berbagai makanan khas daerahjuga disajikan dari kerja sama dengan UMKM, diantarannya makanan khas Manado. Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Panitia perayaan Natal Yesus Kristus Nasional 2025, Maruarar Sirait. “Sederhana tempatnya tidak mewah tidak besar. Kemudian bagaimana sederhana, juga makanannya kita libatkan UMKM yang bisa masak masakan Manado, Lapo, NTT, dan bakmi,” ucap Maruarar Sirait saat rapat panitia perayaan Natal Yesus Kristus Nasional 2025, di Grha PGI Salemba, Jakarta Pusat, Minggu (16/11/2025). “Kemudian nanti ada kopi-kopi aktivis muda dari Gereja katedral, dan ada makanan-makanan yang kita bisa pesan dari situ. Kita tidak usah pakai katering,” imbuhnya.

Baca Juga:  Akses Jalan Mulai Terbuka, PLN Perluas Jangkauan Distribusi Listrik di Sibolga
blank
Bendahara panitia perayaan Natal Yesus Kristus Nasional 2025, Simon Aloysius Mantiri.(FOTO/ISTIMEWA)

Presiden RI Prabowo Subianto, kata Maruarar, diundang pada perayaan Natal Yesus Kristus Nasional 2025. Panitia perayaan Natal Yesus Kristus Nasional 2025, menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi jika terjadi hujan. “Kemudian nanti kita bagi tiga, presiden mungkin hadir setengah 7 habis maghrib. Jadi, makan dulu baru ibadah. Nanti disiapkan tenda untuk makan supaya rapih, dan pengunjung tetap nyaman bila hujan turun,” tuturnya.

blank
Panitia perayaan Natal Yesus Kristus Nasional 2025 bidang sosial, Ir Conny L Rumondor. (FOTO/ISTIMEWA)

Maruarar yang juga Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman menerangkan, perayaan Natal Yesus Kristus Nasional 2025, mengusung tema besar dengan mengacu pada tema Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), yakni “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1 : 21–24). Dikatakan Maruarar, tema tersebut dipilih karena panitia melihat banyak pergumulan keluarga Indonesia. Mulai dari persoalan ekonomi, judi online, penyalahgunaan narkoba, hingga masalah sosial lainnya. Maruarar mengatakan, Presiden Prabowo Subianto berpesan agar perayaan Natal Yesus Kristus Nasional kali ini digelar secara sederhana, tidak berlebihan, serta lebih menekankan pada kegiatan bantuan sosial. “Bapak Presiden ingin Natal tahun ini lebih membumi, tidak mewah, dan memperbanyak kegiatan sosial,” ujarnya.

Baca Juga:  TKD Prabowo-Gibran Jakarta, Sumut, NTT, Lampung, Sulteng, dan Katingan Gelar Syukuran Pilpres
blank
Foto bersama panitia perayaan Natal Yesus Kristus Nasional 2025 seusai
rapat di Grha PGI Salemba, Jakarta Pusat, Minggu (16/11/2025). (FOTO/ISTIMEWA)

Acara perayaan Natal Yesus Kristus Nasional 2025, bakal dihadiri sekitar 5 ribu orang. Perayaan Natal Yesus Kristus Nasional 2025, juga akan menghadirkan unsur sosial yang kuat. Panitia mengundang 500 koster Gereja, 500 anak yatim piatu, 500 guru agama Kristen-Katolik, dan 500 guru Sekolah Minggu. Semua undangan tersebut masing-masing menerima bantuan Rp1 juta. “Acara Natal ini pada intinya adalah kegiatan sosial,” sebut Maruarar. Dia menambahkan, perayaan akan diisi penampilan teater singkat dari PGI dan KWI, serta berharap panggung diisi artis daerah yang belum populer namun aktif berkarya, termasuk dari Papua, Medan dan lainnya. Selain acara utama di Jakarta, panitia menyiapkan bantuan untuk 10 titik daerah, termasuk Mentawai dan Papua serta daerah lainnya. Setiap titik akan menerima bantuan Rp1 miliar serta 10 ribu paket kebutuhan. Maruarar menegaskan, seluruh pendanaan Natal Nasional dihimpun melalui gotong royong, tanpa mengambil dana dari APBN maupun BUMN. Dia berharap, alokasi dana dapat diarahkan 30 persen untuk perayaan dan 70 persen untuk aksi sosial. Sementara itu Kepala Staf Kepresidenan, M. Qodari, menyampaikan terima kasih kepada Maruarar Sirait yang bersedia mengundangnya pada rapat panitia perayaan Natal Yesus Kristus Nasional 2025. Sebelum rapat bersama, berlangsung ibadah yang dipimpin oleh Pdt Jason Balompapueng dengan pembacaan Alkitab, Efesus 5:8-9. Dalam khotbahnya, Jason Balompapueng mengingatkan jemaat bahwa di tengah gelapnya dunia, umat Kristen dipanggil untuk menjadi terang, bukan hanya membawa terang.(mrc/dtc/axm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini