
MANADO, Radarmanadoonline.com – Gubernur Sulut Yulius Selvanus bersama Wakil Gubernur Vicktor Mailangkai menghadiri Rapat Paripurna terkait Penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Sulut Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan Paripurna tersebut berlangsung di Kantor DPRD Sulut, Selasa (18/11/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus mengawali dengan ungkapan syukur karena proses pembahasan berjalan lancar hingga mencapai kesepakatan.
“Paripurna ini sekaligus menetapkan Perubahan Progam Pembentukan Peraturan Daerah (PROPEMPERDA) 2025,” tegas Gubernur Yulius.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Yulius Selvanus memberikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Sulut yang sudah kerja sama.
“DPRD sangat berkontribusi dalam penyempurnaan dokumen anggaran. Komitmen legislatif terlihat dari masukan, rekomendasi, koreksi, hingga kritik konstruktif selama pembahasan,” ungkap Gubernur.

Gubernur Yulius Selvanus juga menegaskan bahwa KUA–PPAS 2026 dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat.
“Penyusunannya mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dan kondisi fiskal terkini dan DPRD memberi masukan signifikan yang memperkuat kualitas dokumen tersebut,” ujar Gubernur.

Lanjutnya, itu selaras dengan Kebijakan Nasional.
“Dokumen KUA–PPAS 2026 telah diselaraskan dengan arah kebijakan nasional. Dokumen yang ditandatangani menjadi dasar seluruh perangkat daerah dalam menyusun program dan RKA 2026,” kata Gubernur.
Gubernur Yulius Selvanus menegaskan arah pembangunan Sulut tahun 2026 yaitu, “Penguatan Sumber Daya Manusia, Agrobisnis, dan Pariwisata yang Didukung Regulasi dan Inovasi”.

“Saya mengingatkan perangkat daerah agar fokus pada program prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Diakhir sambutannya, Gubernur Yulius menegaskan komitmen bersama eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan pembangunan Sulut yang efektif dan tepat sasaran.
“Penandatanganan nota kesepakatan menandai dimulainya penyusunan program kerja 2026 secara terarah dan berkelanjutan,” tutup Gubernur. (Juf)




