
MINAHASA UTARA, Radarmanadoonline.com-Umat Kristen di seluruh dunia, merayakan Natal Yesus Kristus, 25 Desember 2025. Hari Kelahiran Sang Juru Selamat manusia itu, juga dirayakan para penyandang gelar duta daerah dan wisata di Sulawesi Utara (Sulut), termasuk Keke-Utu Minahasa Utara (Minut) 2025. Keke Minut 2025, Princesa Maria Lucia De Jesus Kamagi Osorio Soares, merayakan Hari Penuh Sukacita itu bersama keluarga. Dan bersama keluarga pula, Princesan mengikuti perayaan Misa Vigili Natal di Gereja Katolik Paroki Santo Paulus, Lembean, Minut. “Natal tahun ini saya rayakan bersama oma, mama, kakak-kakak, dan adik-adik di Minahasa Utara,” kata Princesa kepada radarmanadoonline.com, Kamis (25/12/2025) malam. Gadis cantik kelahiran Balikpapan, Kalimantan Timur, 21 Juli 2005, menerangkan tidak menyiapkan hal-hal yang terlalu ribet menjelang Natal Yesus Kristus.

“Untuk Natal ini saya lebih fokus menyiapkan diri dan hati untuk menyambut kelahiran Tuhan Yesus,” kata Princesa. Bagi anak ke 3 dari 5 bersaudara ini Natal Yesus Kristus menjadi momen untuk refleksi dan bersyukur atas banyak hal yang Tuhan berikan. “Mulai dari keluarga saya, perjalanan studi yang saya jalani, pengalaman dan pencapaian yang saya lewati, termasuk kesempatan mengikuti beberapa kompetisi akademik dan bisa meraih penghargaan, sampai kepercayaan yang saya terima untuk menjalani peran sebagai Keke Minahasa Utara 2025,” ujarnya. Mahasiswa semester 3 Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, mengungkapkan di tengah kesibukannya ini, dia juga berusaha tetap punya waktu untuk keluarga dan kehidupan rohani. “Dalam momen persiapan Natal ini saya membantu mama di rumah, menikmati waktu libur bersama keluarga, serta ikut ziarah kubur untuk membersihkan dan mendoakan makam keluarga,” ungkapnya. Kepala Deputi bidang Pendidikan organisasi Lembaga Debat Hukum dan Konstitusi (LDHK), mengatakan dia tetap aktif mengikuti kegiatan Orang Muda Katolik (OMK) Keuskupan Manado sebagai anggota OMK Kevikepan Tonsea, juga terlibat dalam kegiatan rohani di Gereja. “Semua ini menjadi cara saya menjaga keseimbangan antara iman, keluarga, dan aktivitas yang saya jalani,” sambungnya. Sebagai Keke Minahasa Utara, peraih penghargaan Best Speaker (pembicara terbaik) dalam National University Debating Competition tingkat Unsrat 2025, terlibat langsung dalam kegiatan Christmas Charity, bakti sosial berbagi kasih dalam sukacita Natal Keke- Utu 2025. Di kegiatan tersebut, Princesa dipercayakan sebagai sekretaris panitia. ” dan bersama teman-teman panitia kami menyiapkan serta melaksanakan bakti sosial di panti disabilitas Anugerah ABK, Kecamatan Dimembe. Lewat kegiatan (Christmas Charity, red) ini, kami ingin berbagi sukacita Natal secara sederhana tapi bermakna, khususnya untuk teman-teman di panti,” ujarnya. Internship Bank Indonesia sebagai English Interpreter untuk North Sulawesi Investment forum 2025, merespons positif sekaligus setuju dengan pesan Presiden RI Prabowo Subianto, bahwa perayaan Natal Yesus Kristus Nasional 2025 digelar sederhana dan lebih fokus pada kepedulian sosial. “Dari awal, Natal itu tentang Tuhan Yesus yang lahir dalam kesederhanaan, di palungan. Dari situ saya merasa kita diajak untuk bercermin dan kembali ke makna Natal yang sebenarnya yaitu tentang cinta kasih, kerendahan hati, dan kepedulian. Bagi saya, justru kesederhanaan itu yang membuat Natal terasa lebih hangat dan bermakna,” katanya. Princesa menaruh harapannya di Natal tahun ini. “Semoga damai, sukacita, dan kasih Natal bisa dirasakan oleh semua orang, di manapun mereka berada. Semoga Natal juga menjadi momen untuk saling menguatkan, lebih peduli satu sama lain, dan memberi semangat baru untuk melangkah ke tahun yang baru dengan hati yang penuh syukur dan kasih. Selamat merayakan Natal Yesus Kristus, 25 Desember 2025 dan selamat menyongsong Tahun Baru, 1 Januari 2026,” ucapnya.(axm)
