25 C
Manado
Rabu, Juni 3, 2026
spot_img
Beranda Nyong Nona Manado Peserta Terbanyak, Franda Koleksi 4 Gelar, Koreografi Terbaik, PNNM 2025 Masih Terkeren

Peserta Terbanyak, Franda Koleksi 4 Gelar, Koreografi Terbaik, PNNM 2025 Masih Terkeren

 

blank

 

blankKALEIDOSKOP 2025

Oleh : Alex Mamahit

MANADO, Radarmanadoonline.com-Tahun 2025 tinggal menghitung hari berakhir. Banyak peristiwa menarik, unik, dan heboh terjadi di Sulawesi Utara (Sulut), sepanjang tahun ini. Diantaranya, pelaksanaan pemilihan duta daerah sekaligus wisata. Dalam catatan Media ini, Pemilihan Nyong-Nona Manado (PNNM) 2025 menjadi event paling sukses diantara ajang duta daerah sekaligus wisata yang digelar di Bumi Nyiur Melambai ini. Kerja keras dan cerdas panitia PNNM 2025 yang diketuai Resa Yan Sambuaga,SE, kerjasama Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Manado, TP-PKK Kota Manado, dan Ikatan Nyong-Nona Manado (INNM), membuahkan hasil yang patut diacungi jempol.

blank
Nyong Manado 2025 Wiliam Edgan Moses Wior, dan Nona Manado 2025 Franda Benedicta Paat

Peserta PNNM 2025 mencapai 182 orang. Jumlah tersebut jauh melampaui jumlah peserta di ajang duta daerah sekaligus wisata yang digelar di kota/kabupaten lain di Sulut. Dari 182 orang, kemudian tersaring menjadi 80 peserta, dan akhirnya terpilih 22 finalis PNNM 2025. Selanjutnya, para finalis yang merupakan wakil dari 11 kecamatan di Kota Manado ini mengikuti technical meeting dan tes awal berupa wawancara, pemeriksaan kesehatan, catwalk, pra karantina, dan karantina. Di pra-karantina dan karantina para finalis mendapat berbagai materi pembekalan. Diantarannya materi bertajuk “Kepemimpinan Muda Yang Berwawasan Kebangsaan Untuk Kemajuan Kota Manado”. Materi itu disampaikan oleh Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, S.E. Diketahui, Mayjen TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, S.E, adalah Nyong Manado 1988 dan Nyong Sulut. Grand final PNNM 2025 dihelat di ballroom Grand Kawanua International Convention Center (GKICC), Kairagi Dua, Mapanget, 12 Juli 2025.

Baca Juga:  2025 Jadi Tahun Paling Berkesan, Nyong Wiliam: Kemuliaan Bagi Tuhan
blank
Nona Manado 2025 Franda Benedicta Paat

Acara yang dipandu Benedick Narande, Jeane ‘Sheze’ D’Arch Soares-Kamagi, dan Waraney Mamengko dihadiri Wali Kota Manado Andrei Angouw, Ketua TP-PKK Kota Manado sekaligus Pembina INNM Irene G Angouw-Pinontoan, dan tamu-undangan termasuk orangtua dan keluarga finalis. Setelah melalui penilaian yang sangat ketat dari para juri, Wiliam Edgan Moses Wior yang mewakili Kecamatan Paal Dua, dan Franda Benedicta Paat yang diutus Kecamatan Sario, terpilih Nyong Manado 2025 dan Nona Manado 2025. Dengan kemenangan itu, William dan Franda membawa pulang sejumlah hadiah, diantaranya tiket PP Manado-Jakarta, uang tunai, voucher menginap, voucher perawatan, dan hadiah lainnya. Bagi Franda, Nona Manado 2025 merupakan gelar ke empat yang diraih di dua tahun terakhir ini. Sebelumnya, putri pasangan Wakil II Nyong Manado 1997 dan Nyong Sulut 199 Dr. Ir. Frangky J. Paat, S.P., M.Si, dan Miranda Elisabeth Thomas, S.T.P., M.M ini, meraih gelar Putri Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Unsrat 2024, Wakil II Noni Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) 2024, Nona Manado 2025, dan Nona Manado Bank Indonesia (BI) Stars 2025. “Saya bersyukur bisa berada di antara anak muda hebat yang punya integritas, kepedulian sosial, dan semangat juang tinggi. Masing-masing dari mereka,  punya potensi besar untuk membawa perubahan, baik di lingkungan sekitar maupun di tingkat kota. Kami saling menyemangati, tertawa bersama, dan tumbuh bersama. Mereka adalah sahabat seperjalanan yang tak akan saya lupakan,” kata Nona Franda kepada radarmanadoonline.com, seusai grand final PNNM 2025, di GKICC. Sejak penampilan perdana di panggung, yakni parade bersama dan tarian kolaborasi Studio 38 Entertainment pimpinan Koko Umar, 21 finalis PNNM 2025 sudah mendapat sambutan meriah. Klopnya, ajang bergengsi dan terbesar di Kota Tinutuan ini diapresiasi para tamu- undangan dan warga Manado yang hadir kala itu. Mereka memberikan dua jempol untuk penataan panggung, lighting, sound, tarian kolaborasi, serta penampilan penyanyi. Koreografi yang di tata apik oleh Koreografer kenamaan Sulut, Koko Umar juga sarat pujian. Dimintai tanggapannya tentang rangkaian pelaksanaan PNNM 2025, Ketua INNM dr Albert Johanes Pongoh, mengatakan PNNM bukan hanya tentang penampilan, tapi juga wawasan dan karakter. “Salah satu tahapan awal yang menjadi sorotan adalah tes awal yang menguji wawasan, kepribadian, dan kemampuan public speaking para peserta. Untuk tes awal, tim penilai dibentuk oleh panitia PNNM 2025 berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Kota Manado,” kata dr Albert Pongoh.(***)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini