27.4 C
Manado
Selasa, April 21, 2026
spot_img
Beranda Berita Pencurian Anjing Terungkap usai Pengendara Sepeda Motor Ditabrak Mobil Avanza di Desa...

Pencurian Anjing Terungkap usai Pengendara Sepeda Motor Ditabrak Mobil Avanza di Desa Passo, Polsek Kakas Buru Pelaku

Barang bukti mobil dan hewan anjing hasil curian para pelaku saat diamankan di Mapolsek Kakas. (foto/ist)

MINAHASA, Radarmanadoonline.com – Aksi pencurian anjing (doger/potas) kembali menghebohkan warga Desa Passo, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu dini hari, (24/01/2026), dan terungkap secara tak terduga setelah pelaku terlibat kecelakaan lalu lintas.

Kapolsek Kakas Ipda Fegy Lumantow, mengungkapkan bahwa kasus tersebut terbongkar berawal dari laporan masyarakat terkait kecelakaan antara sebuah mobil Toyota Avanza berwarna biru dengan sepeda motor yang hendak menuju kebun.

“Berdasarkan laporan masyarakat, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di mana kendaraan Avanza berwarna biru menabrak sepeda motor yang akan pergi ke kebun,” ujar Ipda Fegy Lumantow kepada wartawan media ini.

Kapolsek Kakas Ipda Fegy Lumantow. (foto/wzg)

Lanjutnya, saat dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang terlibat kecelakaan, warga menemukan di dalam mobil Avanza tersebut terdapat sejumlah ekor anjing yang diduga kuat merupakan hasil pencurian.

“Pada saat mengamankan mobil tersebut, didapati di dalam kendaraan terdapat banyak hewan jenis anjing yang ditemukan oleh warga,” jelas Kapolsek.

Mendapat laporan dari warga, anggota piket Polsek Kakas segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kendaraan beserta barang bukti.

Dari hasil pendataan di Mapolsek Kakas, jumlah anjing yang ditemukan di dalam mobil sebanyak 9 ekor. Namun, Kapolsek mengakui adanya perbedaan informasi yang beredar di media sosial.

“Kalau jumlah anjing sesuai yang kami dapati dan dihitung di Polsek ada sembilan ekor. Namun dari informasi masyarakat dan yang viral di media sosial, disebutkan kurang lebih 30 ekor,” beber Ipda Fegy.

Lebih lanjut, Ipda Fegy mengungkapkan bahwa pelaku berhasil melarikan diri dan sempat melakukan tindakan kekerasan menggunakan senjata tajam.

“Pada saat itu, karena panik, tersangka mengambil senjata tajam dan sempat menikam salah satu saksi di TKP, kemudian merampas kendaraan roda dua milik warga,” tegasnya.

Aksi kejar-kejaran pun terjadi. Warga sempat mengejar pelaku hingga ke wilayah perbatasan Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon, tepatnya di Desa Kasuratan.

“Di lokasi tersebut, para tersangka kembali mengambil sepeda motor milik warga dan melarikan diri,” tandas Kapolsek.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang sudah dikantongi identitasnya.

“Sudah kami kantongi identitas para pelaku dan sementara dalam pengejaran anggota lapangan,” tegas Kapolsek.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini