29.7 C
Manado
Rabu, Mei 13, 2026
spot_img
Beranda Sulut Minut Dari Apel, Tinjau Pasar dan Pos Pengamanan, Bupati Joune Ganda Pastikan Lebaran...

Dari Apel, Tinjau Pasar dan Pos Pengamanan, Bupati Joune Ganda Pastikan Lebaran 1447 H di Minut Aman dan Stabil

MINUT,Radarmanadoonline.com_Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Di bawah kepemimpinan Joune Ganda, berbagai langkah strategis dilakukan secara terpadu, mulai dari pengamanan arus mudik hingga pengendalian harga bahan pokok.

Upaya tersebut diawali melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026, dilanjutkan dengan kunjungan ke Pasar Airmadidi, hingga peninjauan langsung ke pos-pos pengamanan pada 15 hingga 18 Maret 2026 di sejumlah titik strategis seperti Pos Airmadidi dan Pintu Tol Manado–Bitung.Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa kesiapan pengamanan merupakan prioritas utama pemerintah daerah dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan. “Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang kondusif selama arus mudik dan balik,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja serta tidak terpengaruh isu-isu global yang dapat memicu kepanikan.
“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang. Tidak perlu panic buying karena pasokan tetap terjaga,” tegasnya.

Pengamanan Lebaran tahun ini diperkuat melalui Operasi Ketupat 2026 yang melibatkan sekitar 230 personel gabungan. Kapolres Minahasa Utara Auliya Rifqie Djabar menjelaskan bahwa operasi berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Baca Juga:  Ikut Entry Meeting,Bupati Joune Ganda Dukung Penuh Pemeriksaan LKPD 2024

Sebagai bagian dari strategi pengamanan, empat pos pengamanan didirikan di titik-titik vital, yakni Simpang Empat Kauditan, Airmadidi, Pelabuhan Munte Likupang, dan Pintu Tol Manado–Bitung. Pos-pos ini tidak hanya berfungsi sebagai titik pengamanan, tetapi juga menjadi pusat layanan bagi masyarakat selama periode mudik.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga memastikan stabilitas harga bahan pokok melalui pemantauan langsung di Pasar Airmadidi bersama Wakil Bupati Kevin William Lotulung, pada Sabtu (14/03/26) sekaligus menyalurkan kupon subsidi daging sapi dan bantuan beras kepada masyarakat.

“Harga memang cenderung naik menjelang Lebaran, terutama daging sapi. Karena itu, pemerintah hadir dengan memberikan subsidi agar masyarakat tetap bisa menjangkau kebutuhan tersebut,” jelas Joune.

Berdasarkan hasil pemantauan, stok bahan pokok di Minahasa Utara masih dalam kondisi aman. Meskipun terdapat kenaikan harga pada sejumlah komoditas seperti cabai dan bawang, kondisi tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan terkendali.

Selanjutnya, untuk memastikan kesiapan di lapangan, Bupati Joune Ganda bersama Forkopimda melakukan peninjauan langsung ke pos-pos pengamanan pada 15 hingga 18 Maret 2026. Beberapa titik yang dikunjungi di antaranya Pos Airmadidi dan Pintu Tol Manado–Bitung.

Baca Juga:  Mantan Hukum Tua Desa Kimabajo Ditahan Kejari Minut Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa

Dalam peninjauan tersebut, Bupati menaruh perhatian khusus pada kesiapan tenaga medis serta kelengkapan personel di setiap posko. Ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama selama masa mudik. “Seluruh personel harus siap memberikan pelayanan terbaik. Ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pos pengamanan sebagai sarana pengaduan jika menemukan potensi gangguan keamanan selama perjalanan. “Jika ada hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan, masyarakat bisa segera melapor ke pos terdekat,” tambahnya.

Melalui rangkaian langkah mulai dari apel kesiapan, pemantauan pasar hingga peninjauan pos pengamanan, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menunjukkan keseriusannya dalam menghadirkan pelayanan menyeluruh bagi masyarakat.
Sehingga perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dapat berlangsung aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh warga. (Advertorial)

Bagaimana Pendapatmu?