27.4 C
Manado
Selasa, April 21, 2026
spot_img
Beranda Hukum dan Kriminal Praktisi Hukum Yakin Kejari All Out Soal Kerusakan KONI

Praktisi Hukum Yakin Kejari All Out Soal Kerusakan KONI

MANADO -Radarmanadoonline.com- Praktisi hukum yang sudah dikenal di kancah peradilan di Indonesia ikut menyoroti soal penanganan laporan terkait kerusakan di GOR RW Mongisidi (KONI) pasca gempa.

” Kerusakan hingga 2 kali akibat gempa sudah menunjukkan kualitas pekerjaan di KONI. Jadi, saya yakin Kejari Manado akan all out tangani kasus tersebut sebab sudah dilaporkan sejak masih kejadian pertama,” kata Dr Santrawan Paparang, SH, MH, MKn.
Menurut dia, kejadian 2023 dan sudah dilaporkan tentu ditunggu publik sudah sejauh mana progresnya.
” Dan disaat masih ditunggu gempa kedua kembali merontokkan sisi lain KONI tentu menguatkan Kejari untuk lebih maksimal membongkar kasus ini,” kata dia.
Diketahui, pekerjaan di KONI tersebut diduga juga karena ada pengalihan objek. Awalnya ditenggarai untuk Ruang Terbuka Hijau namun menjadi renovasi gedung KONI.
Keruntuhan beberapa bagian itu mengundang tanya ke pihak kontraktor. Dan disebut-sebut juga ada peran petinggi di Pemprov waktu itu.
Pihak Kejati Sulut sendiri saat disentil soal ini bahwa apa ada monitoring kepada Kejari Manado terkait kasus ini membenarkan.
Setidaknya seperti itulah yang diinfokan Kasiepenkum Kejati Januarius Bolitobo SH. Bahwa Kejati tetap memantau kasus dimaksud. Apalagi sudah kali kedua terjadi bangunan roboh.
Sementara Kasie Intel Kejari Manado Arthur Piri menyebut bahwa hal tersebut tengah berproses. Dan siap ke tahapan selanjutnya.
” Harus diungkap secepatnya. Masalahnya kejadian kedua meminta korban jiwa,” kata Santrawan menyentil kualitas pekerjaan yang tidak berkualitas sehingga menimpa Almarhumah Deetje Lahia, kakak mantan petinju nasional Ilham Lahia. (r a m)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini