Radarmanadoonline.com, MANADO — Politeknik Negeri Manado (Polimdo) menerima kunjungan delegasi dari Chung Yuan Christian University (CYCU), Taiwan, dalam upaya memperkuat kerja sama pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Pertemuan berlangsung di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Polimdo, Rabu, 22 April 2026.
Delegasi yang dipimpin Associate Prof. Ta-I Yang itu terdiri dari akademisi lintas bidang, mulai dari biomedical engineering, civil engineering, environmental engineering, hingga mechanical engineering.

Kehadiran mereka disambut langsung oleh Direktur Polimdo Dra. Maryke Alelo, MBA, bersama jajaran pimpinan, dosen, staf, dan mahasiswa.
Kunjungan ini diarahkan untuk membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih luas, khususnya dalam peningkatan kualifikasi dosen melalui studi lanjut ke jenjang doktoral di luar negeri.
Dalam pertemuan tersebut, Polimdo menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia sebagai bagian dari strategi pengembangan kampus di tengah tantangan global yang terus berkembang.
Direktur Polimdo mendorong dosen-dosen muda agar memanfaatkan peluang studi doktoral di Chung Yuan Christian University.
Menurutnya, kesempatan seperti ini bukan hanya penting untuk meraih gelar akademik yang lebih tinggi, tetapi juga untuk memperluas wawasan, pengalaman internasional, dan kompetensi bahasa asing.
“Ini peluang yang sangat baik. Selain mendapatkan gelar doktor, para dosen juga bisa menguasai dua bahasa sekaligus, yakni Mandarin dan bahasa Inggris.”
Dorongan tersebut sejalan dengan kebutuhan kampus vokasi untuk terus memperkuat kualitas pengajaran dan kapasitas akademik dosen.
Studi doktoral di luar negeri dipandang sebagai salah satu langkah strategis untuk membentuk tenaga pendidik yang lebih siap menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan industri masa depan.
Dosen yang nantinya melanjutkan studi di Taiwan juga diharapkan tidak berhenti pada pencapaian pribadi.
Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka diharapkan kembali ke Polimdo dan berkontribusi bagi pengembangan institusi, baik melalui penguatan pembelajaran, penelitian, maupun perluasan jejaring kerja sama internasional.

Kerja sama dengan Taiwan dinilai penting karena negara tersebut dikenal sebagai salah satu pusat perkembangan teknologi dan industri di Asia.
Kedekatan dengan lingkungan akademik dan industri seperti itu dipandang dapat memberi nilai tambah bagi dosen dalam membangun perspektif global yang lebih kuat.
Bagi Polimdo, kunjungan delegasi CYCU ini bukan sekadar agenda seremonial.
Pertemuan tersebut memperlihatkan arah kampus dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan vokasi, dengan menempatkan peningkatan kualifikasi dosen sebagai salah satu prioritas utama.
Penguasaan bahasa asing, pengalaman belajar di luar negeri, dan kemampuan akademik yang lebih tinggi dinilai akan menjadi bekal penting dalam meningkatkan daya saing institusi.
Sebagai informasi, Chung Yuan Christian University merupakan perguruan tinggi di Taiwan yang dikenal memiliki kekuatan di berbagai bidang teknik dan sains terapan.
Kampus ini juga aktif mengembangkan kerja sama internasional dan menjadi salah satu tujuan studi yang relevan bagi pengembangan sumber daya manusia di lingkungan pendidikan tinggi, khususnya bagi dosen yang ingin memperluas kompetensi akademik dan jejaring global.
(ivn)
