MANADO,Radarmanadoonline.com- Bendahara DPD Apdesi Merah Putih Sulawesi Utara Veky Albert Rantung siap menghadapi persaingan pada Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) yang teragenda Juni 2026 mendatang.
Veky yang masih petaha memastikan diri maju ke arena untuk memimpin kembali Desa Watulaney, Kecamatan Lembean Timur, Minahasa, setelah mendaftar dan telah memasukkan berkas.
” Puji syukur kelengkapan berkas sebagai syarat telah dimasukkan ke panitia Pilhut Desa Watulaney,” kata Veky yang pernah bekerja di lingkungan PT Freeport Indonesia di Tembaga Pura, Papua.
Oleh karena itu, kata dia, ia siap menjawab kerinduan masyarakat Watulaney pada umumnya.
” Dalam alam demokrasi tentunya kita menyadari bahwa hanya satu yang akan terpilih jadi hukum tua,” kata dia.
Namun, lanjutnya, yang paling utama adalah bagaimana menjaga kondusifitas desa agar suasana Plhut berlangsung lancar dan aman.
” Jadi, saya mengajak masyarakat mari sama-sama mengsukseskan Pilhut di desa tercinta. Yang utama desa kita aman, kalau nanti siapa yang terpilih itu adalah kehendak Tuhan,” kata Veky yang juga masuk dalam bidang UMKM DPP Apdesi Merah Putih.
Di Sulut sendiri, untuk Apdesi Merah Putih masih diketuai Ram Makagiansar, mantan hukum tua Desa Kolongan Atas Sonder 2011-2022.
Namun karena AD/ART Apdesi Merah Putih beranggotakan kades aktif maupun purna maka Ram, serta Sekretaris Jock Lomban dan Veky selaku bendahara mash dipercaya DPP mengemban tugas hingga pelaksanaan Musda DPD Apdesi Merah Putih digelar.
Veky sendiri menyebut bahwa masyarakat Desa Watulaney adalah masyarakat yang memiliki tingkat kecerdasan tinggi dalam menentukan pilihan.
” Saya sudah pernah mengalami lalu. Tiga kali mencalonkan, jadi sudah dua kali ikut namun kalah. Nanti pemilihan ketiga baru memastikan jadi pemimpin Desa Watulaney.,” sebut pria yang dikenal humbel ini.
Padahal, dia mengakui, saat itu setelah meninggalkan PT Freeport dia lantas menjadi supir pada salah satu armada taxi di Manado.
” Disitulah kedewasaan masyarakat Watulaney. Saya bersyukur sekaligus berterima kasih kepada masyarakat karena waktu itu saya bekerja sebagai supir taxi tapi dipercaya menjadi hukum tua,” kata dia merendah.
Veki dikenal adalah kakak dari tokoh berpengaruh yang baru setahun terpilih jadi Ketua Uni Advent Indonesia Timur Pdt Ronald Rantung. (ivn)


