MANADO-Radarmanadoonline.com- Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, menjadi pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) melalui sambutan tertulis yang juga dibacakan saat peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni dalam suatu upacara termasuk di Unsrat, Manado.
Di Unsrat yang upacaranya dilaksanakan dimasing-masing unit kerja juga dilaksanakan pada Senin pagi.
Selain pada fakultas-fakultas, juga lembaga-lembaga lain yang ada di perguruan tinggi ternama di Sulut itu juga melaksanakan upacara.
Ini sama halnya saat peringatan Hardiknas 20 Mei lalu upacara di semua unit kerja.
Khusus di rektorat yang dipimpin Wakil Rektor I Prof Ir Arthur Pinaria, MS, Phd yang mewakili Rektor Unsrat Prof Dr Ir Oktovian Berty Sompie, M-Eng, IPU-Asean-Eng. Juga hadir para Wakil Rektor lainnya juga hadir selain pimpinan lainbya serta staf rektorat.

Kepala BPIP Indonesia, sebagaimana sambutan yang dibacakan Pinaria mengatakan…”hari ini kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila, dan hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,”.
Pada sambutan tersebut, Kepala BPIP Indonesia mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology).
(r a m)
