MANADO, Radarmanadoonline.com-Persaingan sekaligus keseruan 22 finalis Pemilihan Nyong-Nona Manado (PNNM) 2026, tak hanya di talent show, namun juga terlihat di preliminary competition di atrium Manado Town Square (Mantos) 1, Jumat (22/5/2026) malam.
Secara bergantian, 22 finalis PNNM 2026 tampil menyampaikan berbagai isu strategis, selama 1 menit. Para calon duta Kota Tinutuan ini menyuarakan isu-isu strategis seperti HIV/AIDS, Bullying, dan Krisis Identitas. Selengkapnya berbagai isu strategis yang disuarakan oleh wakil dari 11 kecamatan di Kota Manado ini, yaitu Rafael Dwi Putra Momongan S.S (HIV/AIDS), Evanglista Pongoh (Gender Equality), Fatan Alfan Alsyams (Bullying), Annisa Novia Latado Iman ( Krisis Identitas), Andi Harunsyah Peter Noel Weenas, S.H, CPLA (Infrastruktur), Yudea Zaitunia Tunari ( Infrastruktur), (Pujangga R. Narande (Bullying), Tirsa Natalia Sondakh, S.E (Kesetaraan Gender), Jedidya Darren Alexander Antou (Krisis Identitas), Fitri Ramadini Sarumpia, S.E ( Bullying), Owen Patrick Wuntu ( Stunting), Anggelion Glorya Rorimpandey,S.Th (Stunting), Marvin Chrisna Wewengkang (Infrastruktur), Meyvindah Sekyna Rahel Kesek (Kesetaraan Gender), Daniel Nathanael Pelle ( Stunting), Gabriella Ruth Fransien Lasut (Kesetaraan Gender), Mickey Milford Tatiwakeng (Stunting), Sarah Selomitha Adelviena Rachman Gerung ( Krisis Identitas), Gabriel Fernando Repi (Bullying), Brigita Abigail Surentu Manoppo (Bullying), Dedi Raka Darmawan Malonda (Stunting), dan Marsya Maspaitella de Croes (Kesetaraan Gender). PelaksanaanPNNM ke-37 ini kerjasama Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, TP-PKK Manado, Dinas Pariwisata Manado, Ikatan Nyong-Nona Manado (INNM), dan sponsor. Media partner, radarmanadoonline.com. (axm)
