MAGELANG, Radarmanadoonline.com-Ratusan taruna Akademi Militer (Akmil) mengikuti tradisi kirab perpisahan, di Magelang, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (26/6/2026).

Masyarakat Kota Magelang sangat antusias menyaksikanpenampilan ratusan taruna Akmil di kirab perpisahan tersebut. Rute kirab perpisahan yang diikuti taruna Akmil itu dimulai dari pusat Kota Magelang, di alun-alun, melewati Jalan Pemuda, Jalan Tidar, dan berakhir di kompleks Akmil. Sepanjang rute yang dilalui, masyarakat tumpah ruah menyaksikankegiatan tahunan ini. Kegiatan itu menjadi momen istimewa yang mempererat ikatan antara lembaga pendidikan militer dengan warga setempat.




Gubernur Akmil Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, S.E, mengatakan,total peserta kirab tahun ini berjumlah 514 orang. Para peserta ini terdiri dari 30 orang taruni dan sisanya adalah taruna. Mayjen TNI Rano Tilaar, menegaskan,kirab ini bukan sekadar seremonial. Bagi para taruna, kirab adalah perwujudan dari nilai-nilai kesopanan dan budaya ketimuran. “Kirab (kirab perpisahan, red) ini adalah sebagai perwujudan seperti yang diamanatkandalam peribahasa Melayu, yaitu apabila datang harap kelihatan muka, pulang usahakan kelihatan punggung. Jadi artinya di sini, itu adalah bukti daripada sopan santun ketimuran,” ungkap Rano Tilaar. Mayjen TNI Rano Tilaar menambahkan, selama menjalani pendidikan, taruna tidak hanya belajar dan berlatih di lingkungan Akmil, tetapi juga berinteraksi langsung dengan warga Magelang. Karena itu, kirab perpisahan ini menjadi ajang bagi taruna untuk berpamitan dan menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat hal-hal yang kurang menyenangkan selama mereka bertugas di Kota Magelang. Diketahui, kirab ini merupakan bagian dari rangkaian penutupan pendidikan bagi taruna. Selanjutnya, mereka dijadwalkan akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti penutupan pendidikan resmi oleh Panglima TNI.(pkm/axm)
