
MINUT,Radarmanadoonline.com_Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara memperoleh dana hibah internasional sebesar 50.000 dolar AS atau sekitar Rp900 juta dari Bloomberg Philanthropies melalui program Youth Climate Action Fund (YCAF).
Dana tersebut akan disalurkan kepada kelompok-kelompok pemuda untuk menjalankan proyek mitigasi perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan.
Hal tersebut, disampaikan Kepala Bagian Pemerintahan Setda Minahasa Utara, Sefferson Sumampouw, saat mewakili Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda dalam kegiatan Fun Run 5K di Desa Wisata Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Jumat (17/7/26).
Dalam kesempatan tersebut, Sefferson Sumampouw mengajak para pemuda, khususnya di Desa Wisata Tumaluntung memanfaatkan peluang tersebut dengan menyiapkan proposal kegiatan yang inovatif dan berdampak bagi lingkungan.
“Ini peluang emas. Saya menantang anak-anak muda Tumaluntung untuk mengambil peran dan merebut stimulus ini melalui ide-ide taktis di bidang lingkungan,” ujar Seferson
Ia menjelaskaan, hibah tersebut diperoleh setelah Minahasa Utara terpilih sebagai salah satu daerah penerima program Youth Climate Action Fund dari Bloomberg Philanthropies. Menurutnya, keberhasilan itu tidak lepas dari kiprah Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di tingkat internasional, termasuk saat Bupati Joune Ganda menghadiri ajang UCLG Peace Prize di Maroko beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan, pendaftaran proposal akan dibuka secara resmi oleh Bupati Joune Ganda dalam beberapa pekan mendatang dan berlangsung selama enam minggu.
“Kami akan menyeleksi delapan hingga 20 kelompok pemuda berusia 15 sampai 24 tahun. Kelompok yang lolos akan memperoleh pendanaan untuk melaksanakan program di bidang perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan,” katanya.
Ia menambahkan, dana hibah akan disalurkan langsung kepada kelompok penerima melalui transfer dari rekening UCLG ASPAC (United Cities and Local Governments Asia Pacific) ke rekening masing-masing kelompok yang dinyatakan lolos seleksi.
Sefferson berharap pemuda-pemudi di Desa Wisata Tumaluntung dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menyusun proposal yang berkualitas sehingga mampu bersaing dalam proses seleksi.
“Saya berharap ada kelompok pemuda dari Desa Wisata Tumaluntung yang berhasil terpilih menerima pendanaan ini. Manfaatkan kesempatan ini dengan menyiapkan proposal yang baik dan program yang benar-benar berdampak bagi lingkungan,” tutupnya.
