30.1 C
Manado
Sabtu, Juli 18, 2026
spot_img
Beranda Berita Kades Pasang Badan Demi KDKMP, Demo pun Terjadi

Kades Pasang Badan Demi KDKMP, Demo pun Terjadi

blank

JAKARTA-Radarmanadoonline.com- Permasalahan lahan masih menjadi hal krusial terkait pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Sebab, tidak semua desa memiliki lahan yang cukup.
Setidaknya hal tersebut disampaikan Ketua DPD Apdesi Merah Putih Sumatera Utara (Sumut) Tumpal Hasudungan Sitorus pada Seminar Nasional KDKMP di Sasana Kriya, TMII, Jaktim, Kamis (16/7/2026).
Terhubung dengan posisinya sebagai Kades Rambung Merah, Simalungun, ia mengaku bahwa ketika diajukan lahan tanah lapangan demo pun terjadi.
” Padahal, ada berita acara terkait pembangunan gerai dimaksud. Tapi tidak seluruhnya lahan tanah lapangan sebab disisihkan sebagian. Itu sudah disepakati pada rembuk desa tersebut,” beber Tumpal dihadapan Menteri Koperasi, Direktur Agrinas dan Prof Hamdi Muluk sebagai narasumber.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono pun langsung merespon.
” Terkait hal ini nanti pihak Agrinas secepatnya ambil langkah. Memang sudah dipikirkan kalau penduduk di atas 1000 tetap diupayakan dikerjakan ,” kata Juliantono.
Pembangunan KDKMP saatnini baru akan selesai 30 ribuan mash ada 50 ribuan lagi gerai yang akan dbangun. ” Kami tentunya Agrinas juga secepatnya mencarikan solusinya,” kata Juliantono.
DEMO FISIK
Apa yang disampakan Sitorus juga didengar langsung menteri Desa dan PDT, Wakil Panglima TNI serta menteri, Wamen undangan lainnya.
Usai Seminar Nasional, Sitorus kepada wartawan menyampaikan bahwa dirinya mendapat kecaman melalui aksi demo. Malah sampai terjadi bentrok fisik yang berujung ke laporan kepolisian.
Kejadian ini sebenarnya terjadi akhir tahun 2025.Namun sangat disayangkan seperti terdiam begitu saja.
” Dengan mengatas namakan warga yang peduli olahraga khususnya sepak bola mereka mengecam keputusan yang diambil. Padahal tidak seluruhnya hanya sebagian saja,” kata Sitorus.
Tanah lapangan itu juga,.lanjut dia, sejatinya bukan hanya untuk olah raga namun juga untuk mendukung kegiatan keagamaan dan budaya.
Akibat keterbatasan lahan dan aksi demo tersebut pembangunan gerai KDKMP pun batal.
” Kita semua rugi sebab dana desa sudah dialihkan dan lewat KDKMP yang merupakan program Presiden Prabowo yang berharap percepatan ekonnomi kerakyatan berbasis desa juga terhambat,” kata dia.
Namun aksi demo itu dlberujung ke laporan pilisi ke Polres Simalungun dan Polda Sumut melalui .Ketua Kopdes dan anak kepala desa Sitorus. ” Laporan mereka buat karena terjadi pengeroyokan,” ungkap Sitorus.
Pihak Agrinas dan TNI, kata Sitorus menyayangkan terjadinya demo tersebut. (r a m)

Baca Juga:  Raih WTP 4 Kali Berturut-turut, Bupati Joune Ganda: Ini Bukan Akhir, Ini Upaya Menuju Kesempurnaan Tata Kelola Pemerintahan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini