29.6 C
Manado
Minggu, Agustus 9, 2026
spot_img
Beranda Sulut Minut Dinas Pariwisata Minut Dukung TIFF 2026, Dorong Konektivitas Wisata hingga Likupang

Dinas Pariwisata Minut Dukung TIFF 2026, Dorong Konektivitas Wisata hingga Likupang

blank
Kadis Pariwisata Minut Jein Barantian (kemeja putih) bersama jajaran saat menghadiri TIFF 2026 di Tomohon. foto;ist

TOMOHON,Radarmanadoonline.com_Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 resmi bergulir pada 7–12 Agustus 2026 di Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Festival pariwisata tahunan bertaraf internasional ini menjadi ruang promosi budaya dan pariwisata sekaligus mendorong sinergi ekonomi antardaerah di Sulawesi Utara.

Mengusung tema “Collaboration of Spirit”, TIFF 2026 menghadirkan rangkaian kegiatan yang mencakup Tourism, Trade, Investment & Floriculture Expo di GOR Babe Palar, Eco Trail, bazar ekonomi kreatif, hingga forum bisnis. Kegiatan tersebut melibatkan perwakilan dari 13 negara peserta.

Wakil Bupati Minahasa Utara Kevin William Lotulung bersama istrinya, Kristy Karla Arina, serta Kepala Dinas Pariwisata Minahasa Utara Jein Barantian hadir mewakili Bupati Minahasa Utara Joune Ganda dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.blank

Baca Juga:  BKAD Minut Gelar Bimtek Pembinaan Akuntasi Pelaporan dan Pertanggungjawaban

Kehadiran Pemkab Minut menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan kolaborasi pariwisata antardaerah di Sulawesi Utara. Pemkab Minut menilai penyelenggaraan TIFF dapat membuka peluang konektivitas destinasi wisata, termasuk dengan kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Likupang.

Bupati Joune Ganda melalui Kepala Dinas Pariwisata Minahasa Utara Jein Barantian mengatakan, dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkab Minut di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dalam memperkuat integrasi pariwisata regional Sulawesi Utara.

“Sesuai arahan Bapak Bupati Dr. Joune Ganda, ini merupakan bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terhadap kesuksesan TIFF 2026. Keberhasilan Tomohon menarik wisatawan mancanegara dan investor secara langsung membuka peluang konektivitas destinasi, sehingga para pelancong juga dapat melanjutkan kunjungan wisatanya ke kawasan strategis di Minahasa Utara, termasuk DPSP Likupang,” ujar Jein.

Baca Juga:  Usai Daging Sapi, Pemkab Minut Gelar Pasar Murah Daging Babi Bersubsidi Jelang Paskah

Menurutnya, kolaborasi dan sinergi antardaerah menjadi salah satu kunci dalam membangun ekosistem pariwisata Sulawesi Utara yang semakin solid, inklusif, dan berdaya saing global.

TIFF 2026 juga diarahkan tidak hanya sebagai festival bunga dan pariwisata, tetapi sebagai katalisator investasi, pengembangan florikultura, serta penguatan produk UMKM dan ekonomi kreatif daerah.

Dukungan terhadap penyelenggaraan TIFF 2026 juga datang dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara serta pemerintah kabupaten/kota di daerah tersebut. Sinergi pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan event pariwisata berskala internasional.

Dengan berbagai agenda yang menggabungkan pariwisata, perdagangan, investasi, florikultura, dan kegiatan berbasis lingkungan, TIFF 2026 diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas sekaligus memperkuat konektivitas destinasi wisata di Sulawesi Utara. (*/Rom)

 

Baca Juga:  Blusukan di Pasar Koltem, KKA Sosialisasikan Paslon Nomor Urut 2 JGKWL

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini