DEPOK, Radarmanadoonline.com-Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, setiap memperingati dan merayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), di Istana Merdeka, Jakarta, menampilkan Tim Paduan Suara (PS) dan Orkestra Gita Bahana Nusantara (GBN).


Tahun ini, Tim GBN juga sudah siap tampil konser dalam upacara HUT ke-81 KemerdekaaRI, di Istana Merdeka, Jakarta, 17 Agustus 2026. Sebelum tampil konser di hari paling bersejarah bangsa Indonesia ini, semua anggota tim GBN menjalani masa karantina. Sebanyak 183 talenta musik muda dari berbagai provinsi di Tanah Air, dikarantina di Kinasih Resort, Tapos, Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), mulai Senin (3/8/2026). Sebanyak 183 peserta yang mulai menjalani masa karantina itu berasal dari 30 provinsi, dan terdiri dari 120 penyanyi paduan suara, serta 63 musisi orkestra hasil seleksi nasional. Rangkaian masa karantina Tim GBN 2026 ini, dibuka secara resmi oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon, di Kinasih Resort and Convention, Depok, Jabar, Senin (3/8/202). Menteri Kebudayaan Fadli Zon, menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang lolos seleksi. Dia menyebut, GBN sebagai ruang pembinaan sekaligus batu loncatan bagi generasi muda di bidang musik. “Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah melalui satu proses panjang, untuk bisa sampai ke tahap ini. Dan GBN ini, merupakan suatu stepping stone, suatu batu loncatan yang bisa digunakan untuk mengembangkan diri kita,” kata Fadli. Menteri Kebudayaan juga meminta peserta memanfaatkan masa karantina untuk memperluas jejaring. Menurutnya, proses GBN bukan hanya latihan musikal, tetapi juga kesempatan membangun relasi dan karakter. “Intinya adalah networking, berjejaring. Bangun kekuatan dengan memperbanyak kawan yang ada selama karantina dan proses GBN ini berlangsung. Manfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan diri dalam berkarya, dan mengeluarkan talenta terbaik yang ada di dalam diri kita,” sambungnya. Fadli mengatakan, latar belakang peserta yang beragam mencerminkan kekayaan Indonesia. Dia mengatakan,keberagaman itu sebagai kekuatan pemersatu, bukan ancaman. “Latar belakang peserta yang beragam, menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara dengan megadiversity, yang menjadi unifying force Indonesia, bukan menjadi sebuah ancaman,” ujarnya. Sementara itu Direktur Sumber Daya Manusia, Lembaga, dan Pranata Kebudayaan Syukur Asih Suprodjo mengatakan, GBN tidak hanya berisi paduan suara dan orkestra. Syukur menerangkan, program itu menjadi representasi kekayaan rasa, suara, dan kebudayaan Indonesia. “GBN merupakan wujud nyata representasi persatuan dan kesatuan bahasa. Bisa dikatakan GBN adalah Indonesia melalui suara,” ungkap Syukur. Deputi Bidang Keprotokolan, Pers, dan Media Sekretariat Negara, Mohammad Yusuf Permana meminta peserta menggunakan masa karantina untuk saling mengenal budaya dan menghargai perbedaan. “Jadikan momentum ini sebagai ruang belajar untuk saling mengenal budaya, menghargai perbedaan, dan memperkuat ikatan kemanusiaan,” kata Yusuf. Selain pembinaan musik, peserta GBN 2026 juga mendapat penguatan karakter, disiplin, wawasan kebangsaan, dan nilai kebudayaan.Pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini, Vincent Wiguna bertindak sebagai konduktor orkestra GBN 2026 di Istana Merdeka. Puncak rangkaian GBN 2026 akan berlangsung dalam Konser Kemerdekaan di ruang publik dan upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, di Istana Merdeka, Jakarta. Seluruh peserta merupakan wajah baru, karena setiap orang hanya diperbolehkan mengikuti program ini satu kali. Selama masa karantina, para peserta akan mempersiapkan sekitar 15 lagu yang akan dibawakan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Selain latihan musik dan vokal, mereka juga menjalani pembinaan untuk menyatukan kualitas penampilan sebagai satu kesatuan orkestra dan paduan suara nasional. Selain tampil mengiringi upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026, Tim GBN 2026 dijadwalkan menggelar Konser Kemerdekaan di ruang publik sebagai upaya mendekatkan musik orkestra kepada masyarakat. Setelah 3 tahun berturut-turut digelar di Kawasan Kota Tua, Jakarta, konser terkait HUT Kemerdekan RI tahun ini, juga direncanakan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Sehingga, dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.(bsc/vci/axm)
