MINUT,Radarmanadoonline.com_Persoalan ekonomi dan administrasi sempat membuat Anugerah Christiano Katiha (14), remaja asal Wori, Minahasa Utara, berhenti sekolah di SDN 63 Manado.
Kondisinya kemudian mendapat perhatian musisi asal Manado, Gio Lelaki atau Gio Idol, melalui Yayasan Gio Lelaki Peduli. Gio membantu mengurus perpindahan administrasi kependudukan Anugerah dari Manado ke Minahasa Utara, dengan dukungan pemerintah daerah dan aktivis muda Minut, William Luntungan.
Kartu Identitas Anak (KIA) berhasil diterbitkan, sementara sejumlah dokumen sekolah Anugerah juga telah diselesaikan di Disdukcapil Minut.
Yayasan Gio Lelaki Peduli turut menyiapkan seragam dan perlengkapan sekolah agar Anugerah bisa kembali belajar.
“Kami tidak ingin ada anak-anak di Sulawesi Utara yang terputus cita-citanya hanya karena kendala seragam atau administrasi,” ujar Gio.
Ia mengatakan yayasan akan terus membantu anak-anak kurang mampu maupun korban bencana yang membutuhkan dukungan untuk kembali bersekolah.
Sementrara itu, William Luntungan mengapresiasi langkah tersebut dan berharap kepedulian Gio dapat menggerakkan lebih banyak anak muda untuk ikut membantu.
“Banyak generasi muda yang mampu, tapi Gio menjadi pelopor bagi generasi muda yang benar-benar mewujudkan kepedulian itu,” kata William. (Rommy)

