MINUT,Radarmanadoonline.com_Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Dinas Perdagangan kembali menggelar pasar murah bersubsidi khusus wilayah kepulauan. Kali ini, kegiatan digelar di Desa Lihunu, Pulau Bangka, Kecamatan Likupang Timur, Selasa (6/10/2026).
Pasar murah ini digelar untuk membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Selain itu, pemerintah juga berupaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Kepala Dinas Perdagangan Minut, Maximelian Tapada, mengatakan wilayah kepulauan memiliki kendala distribusi karena biaya transportasi yang relatif tinggi.
“Pasar murah ini untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, meningkatkan daya beli masyarakat dan meringankan beban ekonomi warga, khususnya yang berada di wilayah kepulauan,” kata Tapada.
Menurutnya, Desa Lihunu termasuk salah satu wilayah rawan pangan di Minahasa Utara. Karena itu, pelaksanaan pasar murah di desa tersebut diharapkan bisa membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pasar murah ini juga mendapat respons warga. Elias Buhago mengatakan, pada kegiatan sebelumnya di Desa Kahuku, warga Lihunu harus berjalan kaki sekitar 7 kilometer untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga murah.
“Dari Desa Lihunu ke Desa Kahuku sekitar 7 kilometer. Kami berjalan kaki untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga murah,” ujar Elias.
Selain membantu masyarakat, pasar murah ini juga diarahkan untuk menekan kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok yang mulai terdampak musim kemarau.
Komoditas yang dijual antara lain beras premium Rp55.500, minyak goreng premium Rp16.000, gula Rp12.000, tepung terigu Rp7.500, telur Rp50.000, bawang merah Rp30.000, bawang putih Rp25.000, cabai rawit Rp110.000 dan daging ayam Rp30.000.
