JAKARTA, RADARMANADOONLINE.COM – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah nasional. Tim peneliti Polimdo sukses menyabet Juara III dalam ajang Indonesia Patent Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia (Kemenkum RI).
Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung di Jakarta pada Selasa (03/11/2026), sebagaimana tertuang dalam piagam penghargaan resmi yang ditandatangani oleh Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas.
Polimdo mengamankan posisi ketiga pada Kategori Submisi Tertutup, sekaligus masuk dalam jajaran Best Kategori Lembaga Penelitian dan Perguruan Tinggi. Capaian ini diraih atas inovasi riset unggulan bertajuk “Sistem Retort Otomatis Berbasis IoT untuk Sterilisasi Produk Perikanan”.
Keberhasilan ini kian istimewa mengingat Polimdo mampu bersaing sejajar dengan deretan perguruan tinggi papan atas di Indonesia. Dalam daftar peringkat resmi penerima penghargaan Kemenkum RI, Polimdo menempati posisi ketiga di bawah Universitas Airlangga yang meraih Juara I dan Universitas Gadjah Mada di posisi Juara II.
Sementara itu, posisi Juara IV diraih oleh LPPM Universitas Semarang dan Juara V diduduki oleh Institut Pertanian Bogor (IPB).
Inovasi sistem retort otomatis berbasis Internet of Things (IoT) buatan peneliti Polimdo tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan higienitas proses sterilisasi produk hasil perikanan melalui otomatisasi teknologi cerdas.
Direktur Polimdo, Dra. Maryke Alelo, MBA, menyambut gembira dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian tim peneliti Polimdo. Menurutnya, inovasi ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi, khususnya dalam mendorong modernisasi teknologi sektor perikanan dan kelautan.
Maryke menegaskan bahwa raihan di tingkat nasional ini merupakan bukti nyata kontribusi perguruan tinggi vokasi dalam menghadirkan riset terapan yang berdampak langsung bagi kemajuan industri dan masyarakat.
Melalui momentum Indonesia Patent Awards 2026, Polimdo berkomitmen untuk terus memperkuat budaya riset, meningkatkan kualitas inovasi terapan, serta mendorong pelindungan dan komersialisasi kekayaan intelektual demi meningkatkan daya saing bangsa.
(ivn)

