MINUT,Radarmanadoonline.com_Kabupaten Minahasa Utara kembali masuk nominasi Innovative Government Award (IGA) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Capaian ini melanjutkan perkembangan inovasi pemerintahan daerah, setelah sebelumnya meraih predikat kabupaten sangat inovatif pada 2025.
Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune Ganda,optimistis Minut bisa kembali meraih penghargaan tersebut. Optimisme itu disampaikan Joune usai mempresentasikan inovasi unggulan daerah di hadapan tim penilai IGA 2026, Kamis (5/11/2026).
Dalam presentasi tersebut, Minut mengajukan inovasi dari dua kategori, yakni digital dan non-digital. Keduanya dipilih dengan mempertimbangkan dampak terhadap pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Untuk kategori digital, inovasi yang dipaparkan berkaitan dengan upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemanfaatan teknologi. Sementara kategori non-digital mengangkat program penanganan stunting.
“Yang saya presentasikan adalah inovasi-inovasi yang memberikan dampak. Terutama untuk inovasi digital, bagaimana inovasi tersebut bisa meningkatkan PAD. Sedangkan untuk non-digital, kami mengangkat penanganan stunting,” ujar Joune saat dikonfirmasi wartawan.
Ia mengatakan, materi yang dipaparkan mendapat respons positif dari tim penilai. Sejumlah pertanyaan dalam sesi presentasi juga menjadi kesempatan untuk menjelaskan strategi serta keberlanjutan inovasi yang telah dijalankan Pemkab Minut.
Menurut Joune, perjalanan Minut dalam penilaian inovasi daerah menunjukkan perkembangan dari tahun ke tahun. Daerah ini sebelumnya berada dalam kategori tidak inovatif, kemudian meningkat menjadi kabupaten inovatif, hingga meraih predikat kabupaten sangat inovatif pada 2025.
“Kita mendapatkan progres yang luar biasa. Dari kabupaten tidak inovatif, menjadi kabupaten inovatif, dan tahun 2025 sudah mencapai kabupaten sangat inovatif. Sekarang kita masuk pada tahapan yang lebih tinggi, yakni menjadi nominator Innovative Government Award 2026,” jelasnya.
Ia menambahkan, penilaian IGA tidak hanya melihat jumlah inovasi yang dihasilkan, tetapi juga komitmen kepala daerah dalam menjaga agar inovasi tersebut terus berjalan dan berkembang.
Hal itu mencakup keterlibatan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), evaluasi program, hingga upaya memastikan inovasi tetap berkelanjutan.
“Keaktifan kepala daerah dalam menjaga, meningkatkan, dan melanjutkan keberlanjutan inovasi juga menjadi penilaian. Termasuk bagaimana melibatkan seluruh perangkat daerah, melakukan evaluasi, serta memastikan inovasi itu terus berjalan,” terangnya.
Dengan masuknya Minut dalam nominasi tahun ini, Joune berharap berbagai inovasi yang telah dijalankan dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Diketahui, Minahasa Utara terpilih sebagai satu dari 57 daerah dari sekitar 500 kabupaten/kota yang masuk nominasi IGA 2026. Minut juga tercatat sebagai satu-satunya kabupaten/kota di Sulawesi Utara yang masuk dalam nominasi tersebut. (***)

