23.6 C
Manado
Sabtu, Juli 4, 2026
spot_img
Beranda Hukum dan Kriminal Ketua KPPS Diteror, Rumah Dilempari Bom, Polisi Terjunkan Tim Jihandak

Ketua KPPS Diteror, Rumah Dilempari Bom, Polisi Terjunkan Tim Jihandak

blank
Tim Jihandak Brimob Polda Jawa Timur saat berada di rumah milik Husairi Ketua KPPS di Pamekasan yang diteror bom oleh orang tidak dikenal. (foto/istimewa)

SURABAYA – Radarmanadoonline.com – Rumah Husairi, warga Desa Nyalabu Daya, Kabupaten Pamekasan dilempari bom oleh orang tak dikenal, Senin (19/2/2024) jelang subuh.

Diketahui, Husairi adalah Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 06 Dusun Timur, Desa Nyalabu Daya, Kabupaten Pamekasan.

Menanggapi peristiwa tersebut, Polda Jawa Timur langsung menerjunkan Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob Polda Jawa Timur.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto, mengatakan ledakan di rumah KPPS Pamekasan itu sejenis bom ikan (bondet).

“Sudah kita identifikasi bahan dasarnya (peledak) kalau nggak salah dari bom (bondet) ,” ujar Kapolda Jatim, Selasa (20/02/2024).

blank
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto. (foto/istimewa)

Atas teror tersebut, Kapolda Jatim menegaskan jika pihaknya sudah menerjunkan tim khusus dari Kepolisian Daerah Jawa Timur, untuk membantu upaya penyelidikan yang saat ini sedang dilakukan oleh Polres Pamekasan.

Baca Juga:  Tiba di Manado, Pimpinan Baru Kejaksaan Tinggi dan Ketua IAD Wilayah Sulut Disambut Hangat

Kapolda Jatim juga mengatakan, Polisi juga mendalami motif teror terhadap rumah Ketua KPPS di Pamekasan tersebut agar secepatnya pelaku dapat ditangkap.

“Mudah-mudahan motif dan pelaku yang sedang di dalami oleh tim, dalam waktu tidak terlalu lama,bisa segera kita ungkap,” ujarnya.

Kapolda Jatim juga menyampaikan, dalam peristiwa itu tidak ada korban, baik luka ataupun meninggal dunia, dan hanya kerugian material saja.

Meski demikian Polda Jatim akan bekerja keras mengungkap motif dibalik aksi teror, terhadap rumah ketua KPPS di Pamekasan ini.

“Kita belum tahu motifnya. Kita tidak usah berandai-andai, biarkan tim bekerja dulu,” ujarnya.

Hingga saat ini sudah ada beberapa orang yang dimintai keterangan guna membantu proses penyelidikan.

Baca Juga:  PLN UID Sumut Salurkan Bantuan-bagi Warga Kurang Mampu

Hanya saja dari semua keterangan yang diperoleh di lapangan, petugas kepolisian belum mendapat petunjuk yang mengarah ke pelaku pelemparan bondet.

Diketahui, ledakan yang diduga berasal dari lemparan bahan peledak yang menyerupai bom ikan ( Bondet ) yang terjadi pada Senin (19/2/2024) sekitar pukul 03.45 WIB itu menyebabkan dinding rumah Ketua KPPS TPS 06 Dusun Timur, Desa Nyalabu Daya, Husairi rusak hingga pintu dan kaca hancur.

Selain itu, lemari kayu yang terletak di ruang Tengah dan tempat tidur korban dan plafon bagian depan rumah juga rusak.

“Bahan peledak itu dilempar oleh orang tak dikenal saat melintas di depan rumah korban,” ujar Kasihumas Polres Pamekasan Iptu Sri Sugiarto. Selasa (20/02/2024).

Baca Juga:  Sukses Terangi Desa Boniton Dan Luasampe, Program Lisdes PLN Terus Dorong Pemerataan Kelistrikan Di Pulau-pulau Terpencil
blank
Kondisi rumah milik Husairi, Ketua KPPS di Pamekasan yang diteror bom oleh orang tidak dikena. (foto/istimewa)

Iptu Sri Sugiarto mengatakan saat kejadian, korban sedang tidak ada di rumah yang menjadi sasaran lemparan bahan peledak tersebut.

“Saat kejadian kebetulan pak Husairi ini berada di rumah satunya yang letaknya berdampingan,” kata Iptu Sri Sugiarto.

Untuk kepentingan penyelidikan, petugas sudah memasang garis polisi di lokasi ledakan dan melarang warga untuk mendekat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini