MANADO-Sejumlah ketua Partai Politik (Parpol), para penasihat serta para ketua dan anggota Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Sulawesi Utara (Sulut) hadir di acara Buka puasa bersama (Bukber) Ramadhan 1445 Hijriah/2024 Masehi sekaligus pertemuan di Ballroom Hotel Aryaduta, Sabtu (6/4/2024). Kegiatan yang digelar oleh TKD Prabowo-Gibran Sulut dan Koalisi Indonesia Maju (KIM) juga dihadiri Bendahara Bidang Pengamanan TKD Prabowo-Gibran Sulut, Adrie Maurits Botu,SE. Pria yang akrab disapa Abo, mengikuti langsung sambutan Ketua TKD Prabowo-Gibran Sulut Ir Conny Lolyta Rumondor, MS yang diantaranya mengatakan bahwa terjadi perubahan nama untuk Tim Kampanye Nasional (TKN) dan Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran. TKN, kata Ir Conny, menjadi Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) dan TKD jadi Gerakan Solidaritas Daerah (GSD) Prabowo-Gibran. Abo yang juga penasihat DPD Partai Gerindra Sulut dan penasihat PPIR Sulut, mengaku senang dengan perubahan nama tersebut. “Tentu, saya pribadi senang ada kata gerakan dan solidaritas. Artinya, bergerak dan teruslah solid hingga menggapai tujuan kemenangannya. Intinya, torang topang keputusan pimpinan yang merubah nama TKN menjadi GSN dan TKD menjadi GSD,” kata Abo ketika dimintai tanggapanya. Diketahui, saat menyampaikan sambutannya pada acara Bukber Ramadhan 1445 Hijriah/2024 Masehi sekaligus pertemuan di Ballroom Hotel Aryaduta, Sabtu (6/4/2024). Ir Conny Lolyta Rumondor yang juga Ketua Partai Gerindra Sulut menyampaikan pesan sekaligus ucapan terima kasih dari Presiden RI terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto. “Bapak Prabowo Subianto menyampaikan terima kasih kepada semua Tim Kampanye Daerah. Dan bapak Prabowo Subianto meminta agar TKD jangan bubar, tapi namanya saja diganti menjadi Gerakan Solidaritas Daerah,” ucap Ir Conny Rumondor. Di tingkat nasional, TKN menjadi GSN Prabowo-Gibran. Mantan ketua DPD Serikat Pekerja Bank BNI 46 dan penasehat DPD Gekira Sulut ini pun menaruh harapannya terhadap GSD Prabowo-Gibran Sulut dan KIM khususnya menjelang Pilkada Sulut (Pilgub, Pilwako, Pilbup) 2024 nanti. “Harapan saya, GSD tetap bergerak dan bergerak terus, serta tetap solid menuju Sulut Maju. Kemudian, menyesuaikan sesuai arahan dan kesepakatan bersama KIM Sulut,” ujarnya. Selain merespons positif perubahan nama TKN menjadi GSN Prabowo-Gibran dan TKD menjadi GSD Prabowo-Gibran, Abo juga menanggapi pemberitaan media yang menyebutkan dr Elly Engelbert Lasut (E2L) merasa dizalimi dan memilih jalur independen untuk bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulut 2024 nanti. “Tak Elok rasanya jika E2L (Elly Lasut, red) mengatakan dizolimi. Jika E2L memilih jalur indenpenden, maka itu adalah pilihan dia,” ucap Abo. Sebelumnya, sejumlah media online memberitakan bahwa dr Elly Lasut ditinggalkan oleh Parpol Koalisi Indonesia Maju (KIM). Bahkan, dalam pemberitaan tersebut disebutkan, Elly Lasut merasa dizalimi dan memilih jalur independen untuk bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulut 2024 nanti.(axm)


