28.5 C
Manado
Kamis, Juni 11, 2026
spot_img
Beranda Nasional Bomber Maesa Sulut dan Prima Kencana Leilem Itu Berpulang

Bomber Maesa Sulut dan Prima Kencana Leilem Itu Berpulang

blank

MANADO-radarmanadoonline –Dalam rentang waktu 4 hari kabar duka masih menyelimuti dunia persepak bolaan Sulut. Sebelumnya Radjab Aku Thalib kini Jhony Tambayong berpulang.

blank
Wayong sapaan akrab Jhony, sebelumnya telah beberapa kali masuk rumah sakit di Manado. Wayong meninggal di RS Bhayangkara.
” Berapa kali di rawat antaranya juga di RSUD ODSK,” kata Linda, anaknya.
Wayong dikenal salah satu pemain serba bisa di klub kenamaan Sulut di bawah era 80 -an, Maesa, yang bermarkas di kompleks Stadion Kkabat, Manado.
Bertubuh gempal meski ukuran badan tidak terlalu tinggi namun dia ditakuti lawan kala itu.
Bahkan disebut bertipikal bomber karena punya keberanian merangsek ke daerah 16 lawan dengan dribling dan tendangan keras. Malah, sering melahirkan gol lewat tendangan salto.
Konon kabarnya, patung depan gerbang masuk stadion salah satunya adalah Wayong saat berduel dengan lawan sambil melakukan bicycle kick. Selain itu masih sesekali membela tim desanya Prima Kencana Leilem.
Tenanyar, almarhum sempat menjadi asisten pelatih tim U23 Sulut pada PON XV 2000 Jawa Timur mendampingi pelatih kepala almarhum Arie Kussoy.
Saat itu tim Sulut diperkuat pemain timnas U19 Firman Utina. Juga Stanly Ungke Mamuaja yang kembali perkuat Sulut setelah medali perunggu PON XIV 1996 Jakarta.
Salah satu manajer PON Jatim 2000 Subagja bersama salah satu mantan mantan manajer Prima Kencana Denny Suwu menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Jhony Tanbayong.
” Beliau orang baik. Kami turut berduka cita,” kata Subagja dan Denny. (ram)

Baca Juga:  Dukung Green Industry, PLN Salurkan 275 Ribu Unit REC ke PT Agincourt Resources di Medan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini