30.1 C
Manado
Kamis, Juni 4, 2026
spot_img
Beranda Nasional Sejumlah  Pengusaha Gabung TKN Prabowo-Gibran, Dari Bos Puteri Indonesia Hingga Bos Lippo

Sejumlah  Pengusaha Gabung TKN Prabowo-Gibran, Dari Bos Puteri Indonesia Hingga Bos Lippo

blank

Sejumlah pengusaha ternama resmi bergabung di Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Gibran Rakabuming Raka dalam persiapan Pemilu Presiden (Pilpres) 14 Februari 2024 nanti.

blank—————————–

PARA pengusaha ini masuk struktur tim pemenangan yang terdiri dari pembina, pengarah, penasihat, pakar, hingga koordinator relawan. “Atas izin bapak bacawapres dan ketua,  kami diminta untuk bacakan susunan TKN KIM pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka,” kata Sekretaris TKN Prabowo-Gibran Nusron Wahid di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (6/11). Siapa saja pengusaha yang tergabung dalam tim gemuk TKN Prabowo-Gibran? Pertama ada Aburizal Bakrie. Aburizal Bakrie atau Ical pernah menjabat Menteri Koordinator Perekonomian masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla pada 2004. Setahun kemudian, dia beralih tugas menjadi Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat hingga 2009. Pria kelahiran 15 November 1946 itu menyelesaikan kuliah di Fakultas Elektro Institut Teknologi Bandung pada 1973. Ical lahir dari keluarga pebisnis. Orang tuanya, Achmad Bakrie, adalah pengusaha Lampung yang berbisnis kopi, karet, dan lada di Teluk Betung pada 1942, dengan bendera PT Bakrie Brothers. Dia pun memilih fokus mengembangkan perusahaan keluarga, dan kemudian memimpin Kelompok Usaha Bakrie pada 1992-2004. Aburizal juga aktif dalam kepengurusan sejumlah organisasi pengusaha. Dia menjabat Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) selama dua periode 1994-2004. Dia juga dinobatkan oleh majalah Forbes Asia sebagai orang terkaya di Indonesia pada 2007. Setahun kemudian, majalah Globe Asia mendapuknya sebagai orang terkaya di ASEAN. Selanjutnya, pengusaha Hashim Djojohadikusumo. Hashim Sujono Djojohadikusumo adalah putra dari Profesor Soemitro Djojohadikusumo. Ayahnya terkenal sebagai begawan ekonomi Indonesia, yang menjabat Menteri Ekonomi serta Menteri Riset dan Teknologi pada era Soeharto. Sejak SD hingga SMA, pria kelahiran 5 Juni 1954 itu mengenyam pendidikan di Eropa, lalu melanjutkan pendidikan tinggi di bidang Politik dan Ekonomi di Pomona College, California, Amerika Serikat (AS). Kemudian ada Putri Kuswisnu Wardani. Putri Kuswisnu Wardani merupakan anggota Dewan Pertimbangan Presiden sejak 2019. Dia adalah anak dari Mooryati Soedibyo, pendiri PT Mustika Ratu, perusahaan kosmetik nasional. Di perusahaan ibunya, Putri dipercaya menjadi kepala Departemen Promosi dan Periklanan pada 1986, manajer keuangan pada 1988, lalu wakil presiden direktur sejak 1991. Sejak 2011, Putri menerima tongkat kepemimpinan bisnis dari ibunya. Dia menjabat komisaris utama Mustika Ratu sejak 2019 hingga kini. Putri juga merupakan salah satu petinggi kontes kecantikan nasional yaitu Puteri Indonesia, sebagai dewan pembina dan penasehat di Yayasan Puteri Indonesia (YPI). Pada 2021, Putri masuk daftar Asia’s Most Influential Indonesia versi majalah fashion, Tatler Asia. Penghargaan untuk tokoh yang dianggap berpengaruh di industri fashion dan kecantikan. Wanita kelahiran 20 September 1959 itu meraih gelar Master of Business Administration dari National University, Inglewood, California, AS pada 1990. Berikutnya Maher Algadri. Maher Algadri bukan nama asing di kalangan pengusaha elite. Sepak terjangnya dalam bisnis dikenal berkat perusahaan Kodel Group, yang menjadikannya salah satu konglomerat Tanah Air. Kodel Group adalah konglomerasi yang didirikan oleh Fahmi Idris, Abdul Latief, Pontjo Sutowo dan Jan Darmadi. Perusahaan ini bergerak di banyak sektor mulai dari agribisnis, perdagangan, perminyakan, perbankan, hingga properti. Laporan Paradise Papers beberapa tahun silam mengungkap, Maher bersama Siti Hutami Endang Adiningsih atau Mamiek Soeharto, merupakan pimpinan dan pemilik Spike South Sumatera Ltd. Paradise Papers adalah kumpulan 13,4 juta dokumen tentang mereka yang diam-diam berinvestasi di tempat yang disebut sebagai ‘surga pajak’ di luar negeri.5. Lalu ada Theo Sambuaga. Theo Sambuaga merupakan Presiden Komisaris PT Lippo Cikarang. Dia diangkat sebagai Presiden Komisaris PT Lippo Karawaci melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham pada 3 Mei 2010. Kemudian, dia ditunjuk kembali sebagai presiden komisaris perseroan pada 23 Februari 2011 untuk term kedua. Lalu, April 2014 silam dia diangkat kembali untuk periode jabatan sampai saat ini. Theo juga menjabat sebagai Presiden Komisaris di PT Multipolar dan Wakil Presiden Komisaris di PT Matahari Putra Prima. Dia juga menjabat sebagai Presiden Komisaris di PT First Media sejak 2013. Dia menyandang gelar Master di bidang International Public Policy dari John Hopkins University, Washington DC, AS. Theo menyelesaikan pendidikan S1 dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Indonesia. Berikutnya Erwin Aksa. Erwin Aksa menjadi pengusaha nasional mengikuti jejak sang ayah, Aksa Mahmud, bersama Bosowa Group. Pria kelahiran Ujung Pandang 7 Desember 1975 itu lulus dari University of Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat (AS). Di sana, dia mengambil jurusan ekonomi pada 1997. Setelah lulus, Erwin bergabung di Bosowa Corporation hingga pada 2006 diangkat menjadi Komisaris Utama Bosowa. Bosowa merupakan salah satu grup yang memiliki banyak gurita bisnis. Bidang bisnis tersebut mulai dari otomotif, semen, pertambangan, energi, jasa keuangan, properti, dan pendidikan. Erwin juga merupakan keponakan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Ayah Erwin, Aksa Mahmud, merupakan adik ipar JK. Dia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua KADIN pada 2015-2020, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) 2008-2011. Dia menyandang gelar Master di bidang international Public Policy dari John Hopkins University, Washington DC, AS. Ada pula Rosan Roeslani. Rosan Roeslani dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai wakil menteri BUMN pada 17 Juli 2023, dan kini mengundurkan diri setelah bergabung di TKN Prabowo-Gibran. Dia aktif sebagai pengusaha lewat bendera Recapital Group. Dia juga merupakan Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) 2015-2020, dan Master of Arts (MA) di Antwerpen European University dengan predikat cumlaude. Selain itu ada Pandu Sjahrir. Pandu adalah keponakan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan. Dia lahir di Boston dan belajar di Amerika Serikat, lulus program MBA dari Stanford University’s Graduate School of Business. Pandu kemudian bekerja di sektor finansial di New York, Hong Kong, dan Singapura. Pandu pindah ke Indonesia pada 2010 ketika diminta keluarganya membantu perusahaan tambang batu bara, PT TBS Energi Utama alias Toba Bara untuk go public. Dia juga merambah bisnis sektor teknologi. Investasi awal Pandu di bidang teknologi adalah di Sea, sebuah perusahaan yang dipimpin Forrest Li yang sempat menjadi orang terkaya di Singapura tahun lalu. Seperti Pandu, Li juga merupakan lulusan Stanford Graduate School of Business. Pandu juga saat ini tercatat sebagai Komisaris PT Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga 2023. Sebagai komisaris, Pandu berperan untuk mewakili para emiten.(cnc/axm)

Baca Juga:  PLN Sumut Bersama MUI, Perkuat Sinergi Program Pemberdayaan Umat

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini