Deputi Infokom BM kembali Serukan SPBU Tateli Tutup ! SPBU Sonder juga Disorot, Pertamina Masih Tutup Mata

MANADO – Penanggungjawab pendistribusian BBM dan gas, Pertamina khususnya di daerah operasi regional VII yang membawahi Sulut, masih diam.
Bahkan, terkesan anggap remeh persoalan yang terjadi di beberapa SPBU dan jenis kasus lainnya.
Seperti misal yang terjadi sebulan terakhir ini yang mengaitkan SPBU Tateli dan terakhir lagi viral SPBU di Sonder.
SPBU Tateli dikomplen karena tidak adanya penyaluran BBM jenis solar meski dari terminal BBM di Bitung telah menyatakan untuk SPBU tersebut telah keluar. Namun dari pantauan radarmanadoonline.com, tidak ada aktifitas sama sekali.
Meski juga manajer Rio telah berargumen ke berapa media bahwa mereka tetap diawasi kalau melakukan pelanggaran toh fakta di lapangan tidak ada penyaluran.
” Klarifikasi tidak berdasar. Sebab kalau bilang diawasi kenapa tidak ada penyaluran solar di SPBU tersebut,” kata Deputi Bidang Infokom Brigade Manguni Decky Maskikit.
Karenanya, dia menyerukan SPBU Tateli harus ditutup. “Kalau tidak kita akan demo Pertamina yang terkesan mendiamkan,” kata dia.
Di Sonder lain lagi. Konsumen pengendara motor yang mengisi BBM jenis Pertalite kaget karena harus membayar lebih padahal kapasitas tankinya 8 liter. Namun yang dibayar melebihi dari yang seharusnya. Ternyata petugas SPBU setempat tidak memulai dari angka nol.
” Uang sepuluh ribu tidak besar namun yang dituntut kejujuran saja. Memang isi penuh tapi bayar lebih dari 8 ribu,” keluh Vanly Oroh, pengendara motor asal Minut.
Karena menjadi viral praktik kotor SPBU tersebut pun ditanggapi netizen. ” Ternyata tidak hanya saya, ada juga yang kena,” kata salah satu penanggap pada kolom komentar Vanly tersebut.
Pihak SPBU setempat ketika dikonfirmasi ke salah satu staf bernama Glenn mengarahkan ke rekannya Jeffry Antou yang disebutnya bertugas mengisi saat itu.
Namun, Jeffry yang sempat bertanya klarifikasi soal apa padahal telah disampaikan maksud. ” Klarifikasi soal apa ya,” kata dia. Namun tidak menjawab.
” SPBU yang bermasalah seharusnya ditindaki cepat. Jangan biarkan. Pertamina tutup mata tentu akan kami laporkan ke pihak BUMN,” kata Decky. (mar)
