
Radarmanadoonline-BOLTIM- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Boalaang Mongondow Timur (Boltim), menghadiri pelantikan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih), di Kantor Bupati Boltim. Senin (26/6).
Dikatakan Koordinator Divis Hukum, Pemcegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HP2H) Bawaslu Boltim Trisno Mais, pihaknya berharap para Pantarlih bertugas profesional, kemudian maksimal melakukan pencocokan data pemilih. Kata dia, sebab dalam konteks tahapan pemutakhiran data pemilih ada bebeberap kerawan yang berpotensi terjadi.
“Yakni ada oknum Pantarlih, yang tidak mau bekerja maksimal sehingga tidak melakukan pendataan secara langsung sehingga menggunakan jasa joki coklit. Sebaliknya telah dicoklit, namun tidak menempelkan stiker di rumah pemilih,”terangnya.
Lanjutnya, adapun kerawanan lainnya berupa alih status dari warga sipil ke TNI/Polri atau sebaliknya. Kemudian yang sudah meninggal namun masih ada di data pemilih serta belum berusia 17 tahun, dan atau belum menikah namun sudah masuk dalam daftar pemilih.
“Menyikapi sejumlah kerawanan yang telah dijabarkan di atas, maka saya berharap jajaran Pengawas Pemilihan di semua tingkatan supaya maksimal melakukan pengawasan. Pastikan warga negara yang sudah memiliki hak pilih dimasukkan dalam daftar pemilih, begitu juga sebaliknya apabila ada warga yang belum memenuhi syarat sebagai pemilih tidak bisa dimasukkan dalam daftar,”tandasnya (jux)
