MINUT,Radarmanadoonline.com_Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Minahasa Utara menerima kunjungan study tiru dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Badung, Kamis (27/06/24).
Study tiru BPKAD Badung ke Kabupaten Minahasa Utara menjadi bukti bahwa tata kelola keuangan BKAD Minut dibawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung bersama Sekda Novly Wowiling sangat baik.
Rombongan sejumlah 46 orang dipimpin oleh Sekretaris BPKAD Bapak I. Dewa Gede Joni Astrabrata bersama Kabid Anggaran Bapak I. Ketut Wisuda.
Kedatangan rombongan sejumlah 46 orang dipimpin oleh Sekretaris BPKAD Bapak I. Dewa Gede Joni Astrabrata bersama Kabid Anggaran Bapak I. Ketut Wisuda, disambut hangat oleh Kepala BKAD Carla A. Sigarlaki, SSTP, MSi melalui Kabid Anggaran Stenly Pelealu, Kabid Akuntansi Pretty Ngantung, Kabid Aset Jansen Katuuk, kasubid, kasubag dan staf dilingkungan BKAD Kabupaten Minahasa Utara.
Kepala BKAD Minut Carla A. Sigarlaki menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah memilih Kabupaten Minahasa Utara, kunjungan ini merupakan bentuk kolaborasi dan kerja sama antar pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.
“Kami menyambut baik kunjungan ini dengan harapan kunjungan ini dapat menjadi sarana untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Sekretaris BPKAD Kabupaten Badung Bapak I. Dewa Gede Joni Astrabrata menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan dan waktunya untuk menerima kami dalam rangka studi tiru terkait penerapan Pengelolaan keuangan dalam penyusunan anggaran, penatausahan keuangan, penyusunan Laporan Keuangan dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dan pengelolaan barang milik daerah Kabupaten Minahasa Utara.
“Kami berharap dengan studi tiru ini dapat meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Badung,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihak BPKAD Kabupaten Badung dan BKAD Minut saling bertanyajawab dengan sharing pengelolaan keuangan daerah dan penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) antara bidang-bidang terkait dengan materi tahapan dan proses penyusunan APBD Tahun 2025, penatausahaan keuangan, Penyusunan Laporan keuangan dan pengelolaan barang milik daerah.
(*/Rommy Immora)





