30.4 C
Manado
Rabu, April 22, 2026
spot_img
Beranda Sulut Distribusi Logistik Pemilu 2024, Bawaslu Sulut Nilai Butuh Perbaikan

Distribusi Logistik Pemilu 2024, Bawaslu Sulut Nilai Butuh Perbaikan

5

Manado – Demi memantapkan pengawasan pemilu dan pemilihan ke depannya. Pasalnya, Bawaslu Sulawesi Utara melakukan rapat evaluasi pengawasan tahapan distribusi logistik Pemilu 2024.

Pimpinan Bawaslu Sulut Erwin F Sumampouw mengatakan bahwa rapat evaluasi ini merupakan bagian dari koreksi mendalam terhadap proses tahapan Pemilu 2024.

“Bawaslu rewel, sedikit tidak nyaman soal pengawasan tahapan distribusi logistik Pemilu 2024. Baik itu soal jumlah surat suara yang harus dicetak sesuai surat KPU RI, proses pengadaanya dan seterusnya. Makanya ini butuh evaluasi,” ujar Erwin, ketika membuka acara Jumat (28/6/2024).

Dia juga mengakui bahwa masih kurang maksimal pengawasan soal proses distribusi logistik. Sebab, lanjut mantan pimpinan Bawaslu Minahasa ini, pihaknya merasa bahwa KPU masih tertutup diawasi soal hal tersebut. “Faktanya, saat disortir masih banyak juga surat suara yang rusak. Namun, kami akui Pemilu 2024 masih lebih bagus, lebih baik dari Pemilu 2019,” tegas Erwin, yang juga Divisi SDM Organisasi dan Diklat.

Erwin juga menyentil soal distribusi logistik masih ada kelemahan yang butuh diperbaiki sistemnya. Meskipun menggunakan jasa ekspedisi di Bitung. Namun, kenyataanya waktu bongkar muat, pihaknya harus menunggu, ada 3 dan 4 hari. “Ini karena harus memilah masing-masing kabupaten/kota. Jadi, ada yang tertukar di Minahasa Selatan dan Minahasa. Namun tidak massif,” bebernya.

Demikian halnya juga soal distribusi ke dapil, tambah Erwin. Pihaknya menemukan ada yang tertukar seperti di Minahasa, Talaud dan Sangihe. “Persoalan-persoalan seperti ini menjadi catatan kritis, sekaligus koreksi untuk perbaikan ke depannya. Namun kami bersyukur KPU tanggap dan cepat mengeksekusi hal-hal tersebut, setelah mendapat rekomendasi dari Bawaslu,” pungkas Sumampouw.

Hadir dalam giat tersebut beberapa narsum mewakili unsur pemerintah, akademisi dan praktisi kepemiluan. Sementara peserta dari Korsek Bawaslu kabupaten kota, Staf SDM, Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) dan Bawaslu Sulut. (cw07/but)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini