
MANADO – Gadiel Farrel Tafuama Turang, pemenang Harapan 1 Nyong Manado 2024, berbagi pengalaman baru yang didapat selama mengikuti tahapan Pemilihan Nyong-Nona Manado (PNNM) 2024. Mahasiswa Universitas Terbuka, Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jurusan Ilmu Komunikasi ini menyatakan bahwa pengalaman tersebut membawanya keluar dari zona nyaman dan memberikan banyak pelajaran berharga.
Gadiel, putra dari pasangan Ricky Tafuama S.Th, MA dan Sieska Janity Jovita Turang SE, menjelaskan bahwa keikutsertaannya dalam PNNM 2024 dimulai dari keinginan untuk meningkatkan diri. “Ini di luar zona nyaman. Kata-kata tersebut merangkum seluruh pengalaman saya selama mengikuti pemilihan ini. Bermula dari sebuah keinginan untuk meningkatkan diri, saya tiba di kesimpulan bahwa satu-satunya cara untuk bertumbuh adalah dengan keluar dari zona nyaman. Sehingga, saya memutuskan untuk mengikuti pemilihan ini,” kata Gadiel kepada radarmanadoonline.com, Sabtu (20/7/2024).
Nyong Gagah kelahiran Tomohon, 18 Januari 2001, mengungkapkan bahwa PNNM sangat menantang, memaksanya untuk melakukan berbagai kegiatan yang tidak biasa. “Dengan melakukan kegiatan-kegiatan tersebut saya belajar berbagai hal mengenai public speaking, manner, dan grooming. Namun, hal terpenting yang saya pelajari adalah mengenai diri sendiri. Saya menjadi sadar, tentang hal-hal apa saja yang perlu ditingkatkan, dan kelebihan apa saja yang saya miliki, serta bagaimana mengeksploitasi kelebihan-kelebihan tersebut sebaik mungkin,” ungkapnya.

Dalam sesi Talent Show dan Preliminary, pemenang pertama Remaja Teladan Rayon 2 Manado GMIM 2017 ini menunjukkan kemampuan bermain gitar, yang sudah menjadi kebiasaannya sejak SMA. “Namun, bermain gitar solo dan ditonton oleh ribuan warga Kota Manado merupakan hal yang sangat baru bagi saya. Beruntungnya saya dibantu oleh coach, kak Chandro Novrio Tamoding SE dan pengiring saya, Melky Kasiaheng yang memoles skill saya, hingga siap tampil di atas panggung. Selain itu dalam tahapan Talent Show dan Preliminary ini juga terdapat one-minute speech. Di mana, ke 22 finalis Nyong-Nona membawakan sebuah pidato. Bagian ini sangat berkesan bagi saya. Karena, ini adalah pengalaman pertama saya, untuk berbicara dan menyampaikan opini di depan ribuan penonton dan pengunjung Megamall,” tambah Gadiel.
Gadiel juga mengungkapkan kebahagiaannya bisa bertemu dengan 10 finalis Nyong Manado 2024 lainnya. “Semua finalis memiliki latar belakang yang unik dan menarik. Untuk dapat bertemu, kenal, bahkan dekat ke 10 finalis Nyong Manado lainnya merupakan kesempatan yang sangat berarti. Karena, mereka semua adalah pemuda-pemuda yang hebat, dan saya belajar banyak hal dari mereka. Mungkin di hadapan khalayak umum kita terlihat bersaing, namun selama pemilihan kami saling menopang satu sama lain. Dua bulan bukanlah waktu yang singkat untuk kita menghabiskan waktu bersama. Sehingga, muncul sebuah rasa kesaudaraan antara kami para finalis,” ujarnya.
Dia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung selama pelaksanaan PNNM 2024, termasuk teman-teman Pemuda GMIM Yesus Memberkati Citraland dan Ikatan Remaja Teladan Rayon 2 Manado GMIM. “Secara keseluruhan, pemilihan ini memberikan sebuah perspektif baru bagi saya dalam memandang hidup, dan untuk selalu berani mencoba hal-hal baru dalam hidup. Karena, hidup penuh dengan misteri dan butuh keberanian untuk mengungkapnya. Saya berterima kasih kepada Tuhan, karena mengijinkan saya mengikuti pemilihan ini dan saya sangat puas dengan semua hasilnya,” pungkas Gadiel.(axm)
