24 C
Manado
Sabtu, Juli 4, 2026
spot_img
Beranda Sulut Minahasa Tenggara Jelang Hari Kemerdekaan, Bupati Sorongan Terima Duplikat Bendera Pusaka Dari BPIP

Jelang Hari Kemerdekaan, Bupati Sorongan Terima Duplikat Bendera Pusaka Dari BPIP

blank

MITRA,Radarmanadoonline.com– Penjabat Bupati Minahasa Tenggara Ir Ronald Sorongan menerima duplikat bendera pusaka dalam acara prosesi penyerahan duplikat bendera pusaka kepada gubernur dan Bupati/Walikota Seluruh Indonesia.

Duplikat bendera pusaka diserahkan oleh Sekretaris Dewan Pengarah BPIP RI Mayjen (Purn) Wisnu Bawa Tanaya, bertempat Di Balai Samudra Jakarta, Rabu (7/8/2024).

Duplikat bendera tersebut akan dikibarkan pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 pada 17 Agustus mendatang.

Bupati mengatakan, Upacara pengibaran bendera yang akan dilaksanakan di Lapangan Upacara DPRD Minahasa Tenggara diharapkan menjadi momen penting untuk menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia.

“Penyerahan bendera ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila di seluruh daerah ri dalamnya Kabupaten Mitra,” kata Sorongan.

Sorongan berharap dengan penyerahan duplikat Bendera pusaka ini dapat memperkuat identitas nasional dan meningkatkan rasa cinta tanah air di kalangan masyarakat.

Penyerahan duplikat Bendera Pusaka ini sesuai dengan mandat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Pasal 8 Ayat 1 sampai 3.

Duplikat bendera pusaka dibuat dengan sangat khusus, tanpa jahitan antara kain merah dan putih, serta menggunakan bahan yang tidak luntur.

“Setiap kemasan dan pengait benderanya dilengkapi barcode sehingga dapat dideteksi ke daerah mana saja bendera ini telah diberikan,” ujar Sorongan.

Lanjut Sorongan, Penyerahan duplikat bendera ini juga mengulang momen bersejarah 55 tahun lalu, ketika pada 5 Agustus 1969, Presiden kedua Indonesia, Soeharto, memberikan duplikat bendera pusaka kepada gubernur dan kepala daerah seluruh Indonesia.

“Ini menurut sejarahnya, baru terjadi lagi setelah tanggal 5 Agustus 1969 lalu,” ucapnya.

Ditambahkannya, bahwa, Penerimaan duplikat Bendera Pusaka ini adalah simbol kebanggaan dan semangat nasionalisme.

“Mari kita semua bersatu dan berpartisipasi dalam perayaan Hari Kemerdekaan ini dengan penuh semangat dan rasa syukur,” tandasnya. (skr)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini