
MITRA – Radarmanadoonline.com – Polsek Touluaan dibawa pimpinan Kaposek Ipda Ronald Hariawang bersama Tim Gabungan Basarnas dan pemerintah Kecamatan serta Mapala Pinisi mengevakuasi 5 orang pendaki yang tersesat di Gunung Soputan, Minggu (18/8/2024) dini hari.
Kepada wartawan media Radarmanadoonline.com, Kapolsek Touluaan Ipda Ronald Hariawang menjelaskan, pada hari Jumat, 16 Agustus 2024, sekitar pukul 21.00 Wita, 5 korban bersama 5 teman mereka mendaki di Gunung Soputan dan membuat kemah di basecamp pramuka bawah kaki Gunung Soputan.
“Hari Sabtu, (17/8/2024) sekitar pukul 12.30 Wita mereka melakukan perjalanan untuk naik ke kawah puncak Gunung Soputan. Namun karena cuaca mulai berkabut mereka memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan. Akan tetapi 5 orang pendaki tersebut tetap melanjutkan pendakian sampai ke kawah Gunung Soputan, sedangkan 5 orang lainnya kembali ke basecamp,” jelas Kapolsek, Senin (19/8/2024).
Lanjut Ipda Ronald, sekitar pukul 17.00 Wita, ke 5 orang pendaki yang ada di kawah puncak Soputan akan turun kembali ke basecamp, namun mereka sudah tidak mengetahui jalan untuk turun, karena situasi saat itu kabut mulai tebal sehingga mereka menghubungi 5 teman mreka yang berada di basecamp.
“Sekitar pukul 18.00 Wita setelah menerima informasi tersebut, teman-teman mereka yang berada di basecamp mencari bantuan dan bertemu dengan pendaki lainnya dari komunitas Mapala Pinisi, lalu menyampaikan ada 5 orang temannya yang tersesat di kawah puncak Gunung Soputan,” kata Kapolsek.

Selanjutnya dari Mapala Pinisi membantu mereka untuk mencari naik ke puncak Soputan.
“Anggota Polsek Touluaan menerima informasi dari operator Call Center 110 Polres Mitra bahwa ada pendaki yang berada di kawah puncak Gunung Soputan dan tidak tahu jalan untuk kembali ke lokasi basecamp karena cuaca berkabut,” ujar Kapolsek.
Setelah menerima aduan tersebut, sekira pukul 20.00 Wita Kapolsek bersama anggota dan Kasi Trantib Kecamatan Silian Raya menuju basecamp Pramuka di kaki Gunung Soputan untuk melakukan evakuasi para pendaki sambil menunggu tim Basarnas Sulut wilayah pos Amurang, Minsel.
“Di lokasi basecamp tim gabungan bertemu dengan teman-teman para pendaki yang tersesat dan langsung diambil keterangan,” kata Kapolsek.
Sekitar pukul 22.30 Wita, pendaki dari Mapala Pinisi memberikan informasi bahwa 5 orang pendaki yang tersesat telah ditemukan dan dibawa turun selanjunya bertemu Tim Gabungan Polsek, Kecamatan dan Basarnas di Basecamp Pramuka sekira pukul 02.30 Wita untuk diidentifikasi dan dilakukan perawatan luka.
“Sekitar pukul 04.00 Wita, seluruh rangkaian proses evakuasi selesai dilaksanakan dan 5 orang pendaki yang tersesat bersama teman-temannya dibawah ke rumah salah satu keluarganya di Tombatu untuk beristirahat,” terang Kapolsek sembari menginformasikan bahwa 10 orang pendaki (termasuk yang tersesat) yang naik ke puncak Gunung Soputan, baru pertama kali melakukan pendakian di Gunung Soputan dan tidak mengetahui medan lokasi dan saat pendakian tidak didapingi oleh guide.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek Touluaan Ipda Ronald Hariawang mengimbau, kepada masyarakat yang hendak mendaki ke Gunung Soputan untuk benar-benar mempersiapkan kondisi fisik maupun mental, serta membawa perbekalan yang memadai.
“Para pendaki pemula, jangan lupa menyiapkan berbagai bekal dengan matang sebelum mendaki dan sebaikanya harus ada teman yang sudah tau medan lokasi, agar tidak gampang tersesat,” imbau Kapolsek.




