MANADO, Radarmanadoonline.com – Nama Irjen Pol Roycke Harry Langie, S.I.K.,M.H., kini mulai familiar saat menjabat Kapolda Sulawesi Utara.
Irjen Pol Roycke Langie banyak dikenal masyarakat Sulawesi Utara setelah mengungkap dugaan korupsi dana hibah Pemprov Sulut kepada Sinode GMIM tahun 2020-2023.
Kasus ini menjerat 5 orang tersangka yang merupakan pensiunan pejabat aktif Pemprov Sulut hingga Ketua Sinode GMIM.
Penahanan Pendeta Hein Arina yang merupakan pemimpin tertinggi Sinode GMIM, menimbulkan kejutan di kalangan masyarakat Sulut.
Penahanan tokoh agama ini setelah melalui serangkaian pemeriksaan, dan pengumpulan alat bukti yang cukup oleh tim penyidik Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sulut.
Selain Hein Arina, Polda Sulut juga menahan Steve Kepel, Asiano Gmmy Kawatu, Jeffry Korengkeng dan Fereydy Kaligis.
Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Langie menyatakan, penahanan kelima tersangka merupakan bagian dari upaya penegakkan hukum tanpa pandang bulu, bahkan terhadap tokoh agama sekalipun.

“Kami pastikan bahwa proses hukum berjalan dengan adil dan transparan. Tak ada satu pun yang kebal hukum, baik pemimpin agama atau tokoh masyarakat,” ujar Kapolda saat konferensi pers di Mapolda Sulut, Senin (7/4/2025) lalu.
Saat ini, kasus dugaan korupsi dana hibah Pemprov Sulut kepada Sinode GMIM masih terus bergulir dengan pemeriksaan terhadap saksi-saksi tambahan.
Polda Sulut juga tengah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan dan pihak-pihak terkait, untuk segera membawa kasus ini ke meja hijau.
Publik mendukung langkah Polda Sulut dalam pemberantasan korupsi, dan berharap setiap proses hukum berjalan dengan adil dan transparan tanpa ada unsur politisas.
Perlu diketahui, Irjen Pol Roycke Harry Langie, lulusan Akpol Tahun 1994, banyak menghabiskan karir kepolisiannya di luar daerah.
Roycke Langie tercatat pernah menjabat sebagai Wakil Kapolda Maluku.
Berpengalaman dalam bidang reserse, Roycke mulai menjabat sebagai Kapolda Sulut pada 20 September 2024, sebelumnya menjabat Kakorbinmas Baharkam Polri.
Jenderal kelahiran 24 November 1970 merupakan putra asli Sulawesi Utara terpatnya Desa Pakuweru, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan.
Sebagai Kapolda Sulut, Irjen Pol Roycke Harry Langie menegaskan akan berkomitmen dalam meningkatkan kualitas keamanan dan ketertiban Sulawesi Utara.
“Daerah ini sangat strategis mulai dari segi ekonomi dan pariwisata. Namun begitu Sulut memiliki potensi kerawanan tertentu,” kata Kapolda.
Irjen Pol Roycke Langie menegaskan, Polda Sulut akan fokus dalam penanggulangan kejahatan jalanan, menjaga keamanan dalam setiap iven besar baik budaya, keagamaan maupun iven internasional.
“Sulut merupakan daerah yang sangat kaya akan budaya dan agama. Polisi akan terus berusaha menjaga toleransi antar umat beragama, agar Sulut selalu kondusif,” ujarnya.
Roycke menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan sinergi antara polri dan masyarakat.
“Sangat penting bagi kami ketika masyarakat terlibat dalam menjaga keamanan, saya ingin memperkuat hubungan yang lebih erat dengan masyarakat,” ungkapnya.
Berikut Riwayat Pendidikan dan Jabatan Irjen Pol Roycke Harry Langie, S.I.K.,M.H.
Riwayat pendidikan:
Akademi Kepolisian (1994)
Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (2004)
Sekolah Staf dan Pimpinan Kepolisian/Sespim Polri (2011)
Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Kepolisian/Sespimti Polri (2018).
Riwayat jabatan:
Kasat Serse Polres Indramayu Polda Jabar (1995)
Kanit Resmob Ditserse Polda Jabar (1999)
Kasubbagminops Ditserse Polda Jabar (2000)
Dankitar Akpol Lemdiklat Polri (2004)
Kasubbagmindik ,Ditakademik Akpol Lemdiklat Polri (2006)
Kanit SDA & Lingkungan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (2006)
Kapolsek Metro Jagakarsa Polda Metro Jaya (2007)
Kasat Reskrim Polres Metro Jaktim Polda Metro Jaya (2008)
Kasubdit VI/Ranmor Ditreskrimum Polda
Metro Jaya (2010)
Kapolres Kepulauan Yapen Polda Papua (2012)
Kapolres Jayapura Polda Papua (2012)
Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2014)
Kasubbagbinfung Setpusinafis Bareskrim Polri (2014)
Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Polda Metro Jaya (2015)
Kapolres Metro Jakarta Barat Polda Metro Jaya (2016)
Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri (2017)
Dirreskrimum Polda Metro Jaya (2018)
Karowassidik Bareskrim Polri (2019)
Wakapolda Bali (2020)
Analis Kebijakan Utama Bidang Pidum Bareskrim Polri (2021)
Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri (2021)
Kakorbinmas Baharkam Polri (2023)
Kapolda Sulawesi Utara (2024)





