TOMOHON,Radarmanadoonline.com – Panitia Perkemahan Kaum Muda dan Remaja Gereja Gerakan Pentakosta (GGP) Daerah Sulut yang diselenggarakan di Kota Tomohon sejak Senin, 30 Juni 2025 hingga Jumat, 4 Juli 2025, menghadirkan Pendeta Gilbert Lumoindong sebagai pembicara di Ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) malam ke 4, Kamis, 3 Juli 2025.
Ibadah KKR malam ke 4 ini dihadiri ribuan pemuda dan remaja, para Gembala dan jemaat yang datang di lokasi perkemahan untuk mengikuti Ibadah KKR malam ke 4.

Dalam kesempatan itu, Pendeta Gilbert Lumoindong membagikan firman Tuhan yang diambil dalam kitab Yoel 3:9-18.
“Tugas utama kita penuai. Saya mau ini tertaman dalam hati anak muda, karena tugas kita dalam Alkitab adalah meninggikan Yesus,” ujar Pendeta Gilbert.
Dia juga mengatakan jangan jadi pemuda pemudi yang cengeng di hadapan Tuhan.
“Kita harus belajar punya komitmen dengan Tuhan, karena kita ini adalah pahlawan,” katanya.
Anak muda GGP harus menangkan jiwa, karena yang pertama untuk bergerak maju sebagai pahlawan.
“Kedua, untuk selalu menjadi penuai. Ketiga, untuk selalu menjaga kesatuan tubuh kristus. Keempat, untuk selalu melihat Tujuan bukan melihat penuai yang lain,” jelasnya.
Pendeta Gilbert juga mengatakan pemuda GGP harus siap berperang, karena peperangan adalah berkat.
“Mengapa peperangan adalah berkat. Yang pertama, karena dalam peperangan setiap kita dilatih untuk mengenal musuh kita. Kedua, karena dalam peperangan kita didorong untuk selalu kreatif dan tidak berpikir negatif,” katanya.
Lanjut pendeta Gilbert, yang ketiga, karena dalam peperangan kita dilatih untuk berani dan tidak muda putus asa.
“Dan keempat, karena dalam peperangan kita wajib untuk selalu siap siaga,” ungkap Pendeta Gilbert.
Mengakhiri khotbahnya, Pendeta Gilbert mendoakan anak-anak muda Gereja Gerakan Pentakosta yang hadir di Perkemahan Tahun 2025.

