Advertisement
Nyong Nona Manado

Akhiri Tugas, Terkesan Kegiatan Sosial, Nona Della: Ini Pengalaman Luar Biasa   

 

CANTIK: Nona Manado 2024 Della Chelsea Rantung.(FOTO/DOK PRIBADI)

MANADO, Radarmanadoonline.com-Nona Manado 2024 Della Chelsea Rantung, memindahkan sekaligus  memakaikan mahkota yang dipakainya ke kepala Nona Manado 2025 Franda Benedicta Paat, di grand final Pemilihan Nyong-Nona Manado (PNNM) 2025, di Grand Kawanua International Convention Center (GKICC), Kairagi Dua, Kayuwatu, Sabtu (12/7/2025) malam. Dengan begitu, Nona Della-sapaan putri pasangan Djonly Rantung dan Novlin Mogot itu, telah mengakhiri tugas sebagai duta Kota Manado yang diembanya bersama Nyong Manado 2024 Imanuel Julio Fransisco Winokan, dan penyandang gelar Nyong-Nona Manado 2024 lainnya selama setahun. Nona fasung kelahiran Manado 1 Desember 2003 ini bersyukur telah melaksanakan tugas dengan baik selama setahun.

KEBERSAMAAN: Nyong Manado 2024 Imanuel Julio Fransisco Winokan, dan Nona Manado 2024 Della Chelsea Rantung foto bersama Ketua TP-PKK Kota Manado sekaligus pembina  INNM Irene Angouw-Pinontoan, dan Sekretaris TP-PKK Kota Manado dr Merry Sualang-Mawardi.(FOTO/DOK PRIBADI)

Sebelumnya, Wakil I Puteri Dirgantara Sulut 2023 dan Nyong Manado 2024 Imanuel Julio Fransisco Winokan telah mengikuti sekaligus menghadiri berbagai kegiatan. Diantaranya, Tomohon  International Festival Flower (TIFF) 2024, dan grand final pemilihan Abang-None  Jakarta Barat 2024. selain  itu, sebagai warga Kota Manado, Imanuel dan Della telah menggunakan hak pilih di Pilkada dan Pilpres 2024.

PESTA DEMOKRASI: Nyong Manado 2024 Imanuel Julio Fransisco Winokan, dan Nona Manado 2024 Della Chelsea Rantung menggunakan hak pilih di Pilpres dan Pilkada 2024. (FOTO/DOK PRIBADI)

“Satu tahun sebagai Nona Manado 2024, sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan Yesus Kristus, karena semua ini adalah berkat dari Tuhan. Saat ini, saya bukan hanya sebagai Nona Manado 2024, tapi juga sebagai seorang perempuan muda yang telah melewati perjalanan luar biasa, yang penuh suka dan duka, tawa dan air mata. Penuh kerja keras, dan momen-momen yang tak akan pernah saya lupakan,” kata Nona Della kepada radarmanadoonline.com, Rabu (16/7/2025).

SAMBUT NATAL: Nona Manado 2024 Della Chelsea Rantung saat menyalakan  lilin di ibadah pra Natal Yesus Kristus INNM, Desember 2024.(FOTO/DOK PRIBADI)

Mahasiswa semester 4, Universitas Prisma Manado prodi Akuntansi, menuturkan selama menyandang gelar Nona Manado 2024, belajar bahwa menjadi Nona Manado, bukan hanya soal penampilan atau sorotan kamera saja, tetapi juga tentang melayani, berinteraksi dengan masyarakat, menyentuh hati orang lain, dan membawa perubahan sekecil apapun itu. “Saya mengingat setiap kunjungan sosial yang telah kita lakukan, berkunjung ke panti werdha, bertegur sapa dengan anak panti asuhan, membantu korban bencana alam. Dan setiap melihat senyuman yang diberikan dari mereka, membuat rasa lelah saya berubah menjadi semangat, dan lebih sadar akan rasa bersyukur,” kenangnya. 4th RU Puteri Pariwisata Sulut 2021, mengungkapkan saat menghadiri dan mengikuti berbagai undangan acara sekaligus kegiatan, dia bertemu dan berkenalan dengan lebih banyak orang.

EVENT TAHUNAN: Nyong Manado 2024 Imanuel Julio Fransisco Winokan, dan Nona Manado 2024 Della Chelsea Rantung tampil di TIFF 2024 dan kegiatan lain. (FOTO/DOK PRIBADI)

“Sungguh semua ini adalah pengalaman luar biasa yang bisa saya rasakan,” sambungnya. Puteri SMA Negeri 7 Manado 2019, juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, Dinas Pariwisata Kota Manado, terlebih khusus kepada senior Ikatan Nyong-Nona Manado (INNM). “Terima kasih atas bimbingan, dan kepeduliannya selama satu tahun ini. Juga terima kasih kepada keluarga, sahabat-sahabat, orang-orang terdekat saya, terima kasih untuk doa dan dukungannya selama ini.

Dan, untuk teman-teman Nyong-Nona Manado 2024, terima kasih untuk pengertian dan kerja samanya selama satu tahun ini. Semoga setelah ini kita semua masih bisa menjalin hubungan yang baik,” ucapnya. Nona Della mengingatkan kepada para penyandang gelar Nyong-Nona Manado 2025, bahwa selempang yang didapatkan, bukan hanya sekadar lambang. “Tapi, ini adalah janji. Janji untuk melayani dan mengabdi bagi Kota Manado. Jadikan organisasi (Nyong-Nona Manado, red)  ini sebagai tempat kalian untuk belajar dan berkembang,” jelasnya.(axm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button