SONDER – radarmanadoonline.com – Syukur ke 120 RSU GMIM Siloam Sonder juga puncak perayaan Hari-hari Raya Gereja (HHRG) rumah sakit tersebut serta kegiatan berskala besar Hari Kesehatan GMIM (HKG) 2025 disatukan pada suatu ibadah syukur di GMIM Sion Tounelet, Selasa (5/8/2025).
Tahun 2025 ini RSU Siloam Sonder dimarakkan dengan seabreg kegiatan. Yakni Hari-hari Raya Gereja khusus internal RSU Siloam Sonder juga tuan rumah kegiatan Hari Kesehatan GMIM (HKG) yang melibatkan 5 rumah sakit dan 4 klinik dibawah Yayasan Medika GMIM.
Kegiatan tersebut diawali bulan perayaan RSU Siloam yang tahun ini genap udia 120 tahun sebelum diakhiri HKG GMIM 2025 yang super heboh.
Khadim Pdt Janny Rende, M.Th memgatakan pelayanan kesehatan bukan saja sebagai bagian dari keahlian namun juga bagaimana menjaga hubungan dengan Tuhan.
Sebab, keahlian itu harus disyukuri karena akan melayani dengan kesabaran dan kasih. “Jadi harus takut akan Tuhan karena akan jadi pagar moral,” kata Pdt Rende.
” Petugas kesehatan akan diberi perlindungan fisik namun perlindungan secara psikis. Semua karena Tuhan,” kata Plt Ketua BPMS GMIM tersebut.
“Dalam dunia medis diketahui bahwa upaya memperpanjang usia pasien tapi untuk menambahnya itu hanya kuasa Tuhan,” kata Rende.
Untuk itu hindari pelayanan bisa membuat citra pelayanan terganggu.
” Pelayanan kesehatan GMIM melayani psikis, fisik dan rohani,” kata Pdt Rende dalam khotbahnya. Sebab pelayanan kesehatan juga adalah holistik sifatnya atau menyeluruh.
Namun dia mengakui bahwa RSU Siloam Sonder dikenal memiliki sapaan pembuka bertemu siapa saja baik pasien, keluarga dan lain-lain selalu menyapa dengan kata Syalom.
Pada ibadah tersebut hadir mewakili Bupati Minahasa staf ahli Agustivo Tumundo juga Yayasan Medika GMIM, Dirut RS Siloam Sonder dr Daud Alexader Kiroyan M.Kes, Camat Sonder Diany Dien SSTP, MSi, dan pimpinan dari 5 rumah sakit dan 4 klinik dibawah Yayasan Medika GMIM. (ram)





