16.9 C
New York
Minggu, April 19, 2026

Buy now

spot_img
Beranda Sulut Bitung Malam Renungan Suci ,Wali Kota Honandar Ini Bukan Seremoni Melainkan Panggilan Moral

Malam Renungan Suci ,Wali Kota Honandar Ini Bukan Seremoni Melainkan Panggilan Moral

BITUNG,Radarmanadoonline–Suasana Hening Menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Bitung. Dalam balutan malam yang syahdu, ratusan peserta dari berbagai unsur Forkopimda, TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Pramuka berkumpul untuk mengikuti Malam Renungan Suci, sebuah tradisi sakral yang menandai awal peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Bitung (17/8/2025) tepat pukul 00.00 WITA.
Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bitung Krisna Pramono, yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Dalam pidatonya yang penuh makna rasa hormat mendalam kepada para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan bangsa.
“Sebagai bangsa yang berbudi luhur, kami dengan segenap hati mengucapkan beribu terima kasih kepada para pahlawan yang gugur dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan, atas pengorbanan yang suci dan ikhlas,” ucap Krisna Pramono dengan suara bergetar.
Ia menambahkan bahwa bangsa Indonesia saat ini hanya bisa mempersembahkan doa terbaik, agar arwah dan budi baik para pahlawan diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Malam renungan semakin khusyuk ketika anggota Pramuka menyalakan obor di setiap makam pahlawan, menciptakan panorama cahaya yang menyentuh hati.
Di tengah keheningan, Kepala Kantor Kementerian Agama Bitung, Yahya Pasiak, memimpin doa penutup, memohon agar semangat para pahlawan terus hidup dalam jiwa generasi penerus bangsa.
Turut hadir, Wali Kota Bitung, Hengky Honandar SE, dan Wakil Wali Kota, Randito Maringka, yang dengan penuh khidmat mengikuti prosesi.
Wali Kota Hengky Honandar Dalam pernyataannya, menegaskan bahwa renungan suci bukan sekadar seremoni, melainkan panggilan moral bagi seluruh anak bangsa.
“Ini bukan hanya seremoni, namun momentum bagi anak bangsa mempersembahkan yang terbaik buat Ibu Pertiwi.
Jangan sampai pengorbanan para pahlawan sia-sia,” tegas Hengky Honandar.
Malam Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Bitung bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi juga menyalakan semangat untuk masa depan.
Di tengah tantangan zaman, momen ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan adalah hasil dari perjuangan, dan tugas generasi kini adalah menjaga serta mengisinya dengan karya dan pengabdian.(ADVERTORIAL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini