MINUT,Radarmanadoonline.com_Bupati Joune Ganda menghadiri langsung rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minahasa Utara yang digelar di Gedung Tumatenden, Rabu (03/09/25).
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Minut ini menegaskan komitmen eksekutif dalam mendorong sinergi dengan legislatif untuk kemajuan pembangunan daerah.
Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Vonny Rumimpunu didampingi Wakil Ketua I Edwin Nelwan, Wakil Ketua II Cynthia Erkles dan dihadiri Wabup Kevin William Lotulung, Sekretaris Daerah Novly Wowiling, unsur Forkopimda, Kepala OPD, para Dirut, dan Camat.
Ketua DPRD Vonny Rumimpunu menyampaikan, agenda rapat meliputi mendengarkan laporan hasil reses masa persidangan III, penutupan masa persidangan, serta pembukaan masa persidangan, Pembicaraan tingkat I atas Ranperda Kabupaten Minut tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, Ranperda Kabupaten Minut tentang Barang Milik Daerah, serta Ranperda Penyertaan Modal kepada Bank SulutGo.
“Sesuai catatan Sekretariat DPRD dari 30 anggota dewan, 24 anggota telah menandatangani daftar hadir. Berdasarkan tata tertib, rapat paripurna sudah memenuhi kuorum untuk dibuka,” ujar Rumimpunu.
Setelah membacakan laporan hasil reses,serta mendengarkan pendapat akhir fraksi terhadap tiga Ranperda, kelima fraksi yakni PDIP, Golkar, Gerindra, Demokrat dan Tonsea menyetujui Ranperda untuk dibahas ketahap selanjutnya
Usai paripurna Bupati Joune Ganda didampingi Wakil Bupati Kevin William Lotulung menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh yang diberikan seluruh fraksi DPRD terhadap ketiga Ranperda tersebut.
“Hari ini kita masukkan tiga Ranperda dan semua sudah berjalan dengan baik. Seluruh fraksi mendukung agar Ranperda ini dibahas ke tingkat berikutnya. Urgensinya sangat penting, mulai dari perubahan APBD, pendataan aset daerah, hingga penyertaan modal ke Bank SulutGo,” ujar Joune Ganda.
Menurutnya, ketiga Ranperda ini memiliki dampak besar terhadap keberlanjutan pembangunan dan penguatan sistem tata kelola pemerintahan di Minahasa Utara.
“Perubahan APBD diperlukan untuk menyesuaikan kebutuhan pembangunan yang dinamis. Pendataan dan pengelolaan aset daerah akan meningkatkan efisiensi birokrasi, sementara penyertaan modal ke Bank SulutGo bertujuan untuk memperkuat peran daerah dalam sektor perbankan,” ujar Bupati Joune Ganda. (Immora)





