
MANADO-Radarmanadoonline.com-Dokter Eklendro Youns Yohanes Senduk Pulang kampung (Pulkam). Bukan sekedar bertemu keluarga dan sahabat, kedatangan dr Ekles-sapaan Wakil 1 Nyong Sulut 2004, di Manado juga untuk menjadi salah satu juri di Pemilihan Nyong-Noni Sulut (PNNS) 2025. Bahkan, doctor & aesthetic consultant di Ekles’s Clinic, turut hadir di acara Malam Keakraban finalis PNNS 2025 bersama penyandang gelar Nyong-Noni Sulut, di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado. Kepada Media ini, dokter spesialis kecantikan sekaligus pemilik klinik dan produk perawatan kulit Ekles Global Group, mengaku senang bisa menjadi pengadil di PNNS ke-50 ini. “Jadi, senang sekali di PNNS ke-50 ini. Spesial banget juga, apalagi ke-50 ini saya ditawarkan juga menjadi salah satu juri, akhirnya pulang kampung. Senang sekali, dan seperti biasa, pemilihan Nyong-Noni Sulut ini merupakan wadah bagi generasi muda untuk menjadi role model hal-hal positif, tentunya bagi generasi muda yang ada Sulawesi Utara,” kata dr Ekles kepada radarmanadoonline.com, Selasa (16/9/2025) pagi. Dikatakan pria kelahiran Manado 27 Juni 1986, yang memandu program bertajuk Hidup Sehat Bersama dr Ekles di TVOne, mengatakan melalui PNNS ini otomatis Sulut diperkenalkan. “Karena, kan yang menjadi pemenang ini, menjadi duta budaya dan wisata untuk membantu pembangunan Sulawesi Utara. Jadi, bukan cuma kontes fisik belaka, tapi membantu pembangunan yang ada di Sulawesi Utara, sesuai dengan kapasitas mereka,” ujarnya.

Waraney Minahasa 2003 ini menuturkan, sebagai generasi muda yang terpilih, otomatis menjadi role model yang positif bagi generasi muda yang ada di Sulut. “Diharapkan pemilihan (PNNS 2025, red) ini sukses, untuk malam final hari Kamis tanggal 18 September. Sehingga, menjadi contoh juga bagi pemilihan-pemilihan duta daerah selanjutnya di kabupaten dan kota di Sulawesi Utara. Sukses pemilihan Nyong-Noni Sulut 2025,” ucapnya. Diketahui, grand final PNNS 2025, digelar di Manado Convention Center (MCC), Kamis (18/9/2025) malam. Selengkapnya, 16 finalis PNNS 2025 yaitu Noni, dr. Aurelie Britney Kasenda, S.Ked (Manado), Beverly S. Wowor (Tomohon), Kezia Pondaag (Minahasa Tenggara), Michel C. Waloni (Bitung), Sarah S. Sompie (Minahasa Utara), Sefanya M. Rondonuwu (Minahasa), Sindy J. Lumanauw, S.I.Kom (Minahasa), dan Bernanda Paparang (Kepl. Sangihe). Nyong,Alexander T. Manueke, S.H (Minahasa), Anzari H. Kuemba (Manado), Ariel Z. Walandouw, S.Kom (Minahasa), Calvin J.G. George (Tomohon), Friandi Y. Kalalo, S.I.K (Minahasa Selatan), Rivaivel T. O. Pioh (Bitung), Inzaghi S. Bokko (Sangihe), Jsaiah H. S. Tumangkeng (Minahasa Utara), dan David I. Rottie (Sitaro).(axm)


