31.5 C
Manado
Senin, Juli 13, 2026
spot_img
Beranda Sulut Minut Dewan Pengarah BNPB Apresiasi Kinerja dan Inovasi BPBD Minut

Dewan Pengarah BNPB Apresiasi Kinerja dan Inovasi BPBD Minut

blank

MINUT,Radarmanadoonline.com_Tim Dewan Pengarah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Utara, Selasa (25/11/25).

Rombongan yang terdiri dari Victor Rembet, Rudi Phadmanto, dan Mayjen TNI (Purn) Moch. Luthfie Beta diterima langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Minut, Theodore Lumingkewas didampingi Sekretaris BPBD Gerald Dotolung beserta jajaran.

Victor Rembet menjelaskan kunjungan ini merupakan bagian dari evaluasi program Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project (IDRIP), yang didukung Bank Dunia dan dijalankan BNPB di berbagai daerah, termasuk Minahasa Utara.blank

“Dari hasil monev, Pusdalops BPBD Minut berada di atas ekspektasi. Empat komponen utama yang kami nilai semuanya terpenuhi dengan sangat baik,” kata Rembet.

Baca Juga:  Sukseskan Munas APKASI, Sekda Novly Wowiling Ajak Keterlibatan Masyarakat dan Pelaku Usaha

Rembet menegaskan, bahwa keberhasilan Pusdalops Minut bukan hanya soal sistem, peralatan, atau SDM, tetapi juga didorong oleh political will dan dukungan penuh dari Bupati Joune Ganda.

“Tanpa dukungan Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda, Pusdalops tidak akan berkembang menjadi unit strategis seperti saat ini,” ujar Rembet.blank

Dikesempatan yang sama, tim pengarah Rudi Phadmanto memberikan apresiasi terhadap inovasi digital Pusdalops Minut melalui aplikasi SI GESIT (Sistem Gerakan Semua Ingin Selamat) yang kini memasuki tahap finalisasi. Dimana inovasi ini menjadi terobosan karena belum dimiliki daerah lain.

“Nantinya aplikasi ini akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap risiko bencana di Minahasa Utara, sehingga tercipta masyarakat yang lebih siap dan harmonis menghadapi potensi bencana,” tambah Rudi.

Baca Juga:  Joune Ganda Tegaskan Rotasi Jabatan Tak Urgen, Tapi Penyegaran Tetap Diperlukan

Sementara itu, Mayjen TNI (Purn) Luthfie Beta menekankan pentingnya kejelasan peran dalam setiap unsur penanggulangan bencana.

“Harus jelas siapa berbuat apa. Itu sangat menentukan saat insiden agar tidak terjadi kepanikan. Selain itu, penyusunan SOP harus diiringi latihan berkelanjutan melalui simulasi agar seluruh personel memahami prosedur yang berlaku,” tandas Lutfie Beta mantan Kasdam XIII/Merdeka.  (Immora)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini