
SULUT,Radarmanadoonline.com- Sebuah aplikasi transportasi dan layanan digital lokal asal Sulawesi Utara (Sulut) bernama IDejek resmi beroperasi di kota Manado.
Platform hasil gagasan putra daerah ini beroperasi di bawah naungan PT IDejek Tombinawa Abadi, perusahaan berstatus PT yang telah mengantongi legalitas lengkap dari kementerian. Peluncuran aplikasi dilakukan bersamaan dengan peresmian armada perdana, Jumat (5/12/2025).

Wakil Direktur Utama PT IDejek Tombinawa Abadi, Diva Anastacya Kello, S.H. menyampaikan bahwa aplikasi ini hadir dengan misi besar: menggerakkan ekonomi lokal, memperkuat peran UMKM, dan memberikan alternatif transportasi yang terjangkau bagi masyarakat.
“Berbeda dari platform besar yang cenderung sepenuhnya memberikan layanan produk luar negeri, IDejek memberikan kemudahan berjualan kepada pelaku UMKM di Sulut khususnya kota Manado”. ujar Diva
Pada kesempatan yang sama Moh. Iqbal, Founder IDejek menyebutkan bahwa Isu tarif menjadi salah satu daya tarik utama Ojek ini.
“Untuk tarif dalam kota seperti untuk aplikasi IDejek hanya di Rp7.800, sementara penyedia lain disebut mematok tarif hingga Rp11.000 – Rp13.000” Ujar Iqbal

Selain menguntungkan penumpang, kebijakan internal juga dibuat untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi. Potongan komisi hanya 7%, jauh lebih kecil dibanding kompetitor yang memotong 20–30%.
Dengan konsep yang menggabungkan tiga sektor sekaligus, transportasi, layanan digital, dan pariwisata. IDejek diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi Karanganyar dan wujud kemandirian teknologi berbasis lokal.
“Ini kebanggaan putra daerah. Kami ingin Sulut memiliki layanan yang mampu bersaing dengan perusahaan besar, namun tetap berpihak pada masyarakatnya,” tutup Iqbal.
Aplikasi IDejek dapat di download melalui PlayStore dan AppStore
(Fais Tunggil)


